
PurnaWarta – Puluhan ribu kaleng bekas berwarna-warni menghiasi ruangan khusus seorang kolektor asal Belgia bernama Yvette Dardenne (83). (REUTERS/Yves Herman)
Kaleng-kaleng itu bekas berbagai kemasan, mulai dari cokelat, kopi, tembakau, pembersih sepatu, dan lainnya yang didapat dari berbagai tempat bahkan sampai India. (REUTERS/Yves Herman)
Dardenne mulai mengumpulkan kaleng bekas sejak 30 tahun lalu, kini jumlahnya sudah lebih dari 60 ribu. (REUTERS/Yves Herman)
Koleksi itu, yang kini menguasai rumahnya, dimulai dari kaleng bekas Cote d’Or yang bergambar seorang anak berambut pirang memakai topi biru. (REUTERS/Yves Herman)
Setelah itu berbagai kaleng bekas dia kumpulkan hingga kini justru barang itu yang mendatanginya. (REUTERS/Yves Herman)
Dardenne punya tempat khusus buat menyimpan koleksinya yakni di bangunan kincir air abad pertengahan miliknya dekat rumah. (REUTERS/Yves Herman)
Dardenne mengatakan tak pernah berpergian, namun orang-orang mengira dia sering jalan-jalan karena koleksinya. Kata dia orang-orang yang justru menawarkan kaleng kepadanya. (REUTERS/Yves Herman)








