Para perusuh dan teroris bersenjata pada Kamis (8/1/2026) malam melakukan penyerangan dan pembakaran terhadap fasilitas umum seperti bank, klinik, apotik, masjid, pertokoan, gedung-gedung pemerintah kota dan provinsi, kereta bawah tanah (metro/subway), bus, mobil pribadi, pangkalan Basij, pos polisi dan lain-lain.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Zionis Israel Benjamin Netanyahu secara terang-terang mendukung para perusuh dan teroris bersenjata, dan terus menyerukan kepada mereka untuk melakukan kejahatan di Iran.
Kejahatan para perusuh dan teroris bersenjata telah menyebabkan 250 masjid dan 20 Husseniyah rusak berat, 182 mobil ambulans dibakar dan dirusak, 2 pusat kesehatan dan klinik di Rasht dan Ilam dibakar, 364 supermarket dan 419 minimarket di 30 provinsi rusak atau dibakar, dan 3 perpustakaan besar dibakar.
Selain itu, 265 pusat pendidikan dirusak, dan ditemukan pula 8 kasus perusakan terhadap warisan budaya dan pariwisata. 4 sinema di Tehran, Nishabur, Burujerd, dan Shahinshahr rusak parah, 317 cabang bank rusak berat, dan 4.700 cabang bank rusak antara 10-90 persen. 1.400 mesin ATM juga dirusak, dan 250 ATM tidak bisa berfungsi.
Di Tehran kerugian materi diperkirakan mencapai 30 triliun rial, yang meliputi kerugian 8 triliun rial di sektor pemadam kebakaran, 21 triliun rial di sektor perbankan, dan sisanya di sektor lain. Departemen Kelistrikan juga mengalami kerugian sekitar 10 triliun rial.


