Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengadakan serangkaian percakapan telepon dengan pejabat senior dari Pakistan, Qatar, Turki, Prancis, dan Belgia untuk membahas situasi di Lebanon di tengah serangan Israel, dan upaya diplomatik terkait gencatan senjata dan de-eskalasi.
Dalam percakapan telepon terpisah, Araqchi membahas perkembangan regional dan proses terkait gencatan senjata dengan Menteri Luar Negeri Pakistan Muhammad Ishaq Dar dan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Marsekal Lapangan Asim Munir.
Sebagai bagian dari konsultasi diplomatik Iran yang sedang berlangsung pada hari Senin, Araqchi juga berbicara dengan Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani tentang situasi terkini di Lebanon sehubungan dengan serangan agresif rezim Israel dan konsekuensi dari tindakan tersebut.
Dalam percakapan telepon lainnya, Araqchi dan Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan bertukar pandangan tentang perkembangan regional terkini akibat serangan rezim Israel terhadap Lebanon.
Menteri Luar Negeri Iran juga mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot pada Senin malam, membahas perkembangan regional terkini, agresi rezim Zionis terhadap Lebanon, dan dampak dari tindakan tersebut.
Dalam percakapan terpisah dengan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Belgia Maxime Prévot, Araqchi meninjau isu-isu bilateral, perkembangan terkini di Asia Barat, dan upaya diplomatik yang sedang berlangsung yang bertujuan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan mengakhiri perang yang dipaksakan AS-Israel terhadap Iran.
Pembicaraan tersebut merupakan bagian dari upaya diplomatik intensif Iran dengan mitra regional dan internasional di tengah meningkatnya kekhawatiran atas konsekuensi tindakan militer Israel di Lebanon dan upaya untuk menjaga gencatan senjata dan stabilitas regional.


