[KARIKATUR] – Terbongkar Ternyata Kerusakan Kilang Minyak Haifa Lebih Parah dari Apa yang diberitakan Media

Sebuah dokumen baru dari Kementerian Dalam Negeri Rezim Zionis, yang dirilis pada Senin (29/6) malam, mengungkap dimensi tersembunyi dari kerusakan yang diderita oleh kompleks kilang “Bazan” di Teluk Haifa. Dokumen ini, yang diterbitkan dalam kerangka proses persetujuan operasi rekonstruksi, menunjukkan bahwa kerusakannya jauh lebih parah daripada yang diakui oleh otoritas Israel sebelumnya.

Melansir Fars News, 30 Juni 2026, setelah serangan rudal Iran dalam dua kesempatan terpisah, otoritas Zionis berusaha meremehkan kerusakan yang terjadi. Eli Cohen, Menteri Energi dan Infrastruktur Rezim Zionis, segera setelah rudal-rudal menghantam, menyatakan bahwa “tidak ada kerusakan pada fasilitas produksi dan tidak akan ada gangguan pada pasokan bahan bakar”. Namun, dokumen baru Kementerian Dalam Negeri memberikan narasi yang berbeda.

Menurut laporan media-media Ibrani, termasuk situs Ynet dan The Times of Israel yang memperoleh dokumen tersebut, kerusakannya jauh lebih besar daripada yang dilaporkan sebelumnya. Berdasarkan dokumen ini, operasi rekonstruksi penuh kilang akan berlangsung hingga tahun 2028 , sementara berdasarkan keputusan pemerintah sebelumnya, kompleks ini dijadwalkan untuk ditutup dan dipindahkan dari Haifa pada tahun 2031.

Dokumen pemerintah ini mengungkap daftar kerusakan baru yang sebelumnya tidak diumumkan. Menurut informasi yang dipublikasikan di situs Yeshiva World News, selain kerusakan sebelumnya pada turbin gas, kerusakan baru juga terjadi pada ketel uap, ruang listrik, dan sistem pendukung.

Salah satu poin terpenting adalah kerusakan permanen pada tangki penyimpanan produk minyak, yang menurut dokumen tersebut, memerlukan pembangunan tangki baru dengan kapasitas 12.700 meter kubik.

Situs Walla juga melaporkan, mengutip dokumen tersebut, bahwa luas konstruksi yang diizinkan untuk rekonstruksi kompleks setelah operasi “Raungan Singa” (Perang Ramadan) hampir dua kali lipat dari luas yang disetujui setelah perang 12 hari, yang menunjukkan besarnya kerusakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *