Rasmus Paludan, pemimpin partai sayap kanan Denmark Stram Kurs, mengatakan permintaan barunya untuk menggelar aksi pembakaran salinan Al-Quran ditolak oleh otoritas Denmark.
Menurut Paludan, pihak berwenang kini tidak mengizinkan bahkan melarangnya untuk melakukan aksi rasis pembakaran Al-Quran di ibu kota.


