Yaman Peringatkan Rezim Israel Terkait Eskalasi Agresi di Lebanon dan Gaza

Yaman Lebanon

Shanaa, Purna Warta – Kementerian Luar Negeri Yaman mengeluarkan peringatan keras kepada rezim Israel atas konsekuensi pelanggaran berkelanjutan terhadap perjanjian gencatan senjata di Gaza dan Lebanon.

Baca juga: Malaysia Peringatkan Netralitas ASEAN Terkikis Seiring Persaingan Kekuatan Global

Dalam pernyataan resmi, kementerian memperingatkan rezim Israel agar tidak terus melanggar gencatan senjata yang dicapai di Gaza, menekankan dampak serius dari tindakan tersebut. Pernyataan tersebut menegaskan kembali posisi teguh Yaman dalam mendukung rakyat Palestina dan hak-hak sah mereka.

Yaman juga memperingatkan rezim pendudukan atas serangan berkelanjutannya terhadap Lebanon dan pelanggaran berulangnya terhadap gencatan senjata di sana. Kementerian menyambut baik pendapat konsultatif Mahkamah Internasional (ICJ) dan menekankan perlunya memaksa rezim Israel untuk mematuhi hukum internasional.

Pernyataan tersebut juga mengecam apa yang disebut persetujuan Knesset atas rancangan undang-undang yang bertujuan meresmikan pendudukan Tepi Barat, menyebutnya sebagai bukti lebih lanjut dari niat rezim untuk menyabotase gencatan senjata Gaza dan memperluas agresinya ke wilayah Palestina. Ansarallah Serukan Para Pemimpin Arab untuk Melawan Ekspansionisme Zionis

Baca juga: Putin Sebut Penandatanganan Konvensi PBB Melawan Kejahatan Siber sebagai ‘Peristiwa Bersejarah’

Biro politik gerakan Ansarallah Yaman mendesak negara-negara Arab dan Islam untuk memenuhi tanggung jawab historis, agama, dan moral mereka dalam menghadapi agenda ekspansionis dan dominatif rezim Israel.

Pernyataan tersebut mengecam keras langkah terbaru rezim untuk mencaplok dan menduduki kembali Tepi Barat, menggambarkannya sebagai tindakan agresi terang-terangan lainnya oleh kekuatan pendudukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *