Moskow, Purna Warta – Penandatanganan Konvensi PBB Melawan Kejahatan Siber merupakan ‘peristiwa bersejarah’ yang dimungkinkan berkat dukungan sebagian besar negara di dunia atas inisiatif yang diajukan oleh Moskow, ujar Presiden Rusia.
“Bapak dan Ibu yang terhormat! Saya dengan tulus menyambut Anda semua pada kesempatan penandatanganan Konvensi PBB Melawan Kejahatan Siber. Peristiwa bersejarah ini, tanpa berlebihan, dimungkinkan berkat dukungan sebagian besar negara di dunia atas inisiatif yang diajukan Rusia pada tahun 2019 untuk menyusun perjanjian internasional yang komprehensif dalam melawan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk tujuan kriminal,” ujar Vladimir Putin dalam sambutannya kepada para peserta upacara penandatanganan.
Pesan tersebut dibacakan oleh Jaksa Agung Rusia Alexander Gutsan di Hanoi, TASS melaporkan.
Rusia terbuka untuk kerja sama internasional yang sangat erat dalam memerangi kejahatan siber, tegas pemimpin Rusia tersebut.
Baca juga: Iran dan Pakistan bahas pendalaman kerja sama di sektor maritim dan transportasi
“Konvensi ini dirancang untuk melawan salah satu tantangan global kontemporer – tindakan ilegal di ranah digital. Kejahatan jenis ini, yang sering dikaitkan dengan terorisme dan propaganda ideologi ekstremis, serta perdagangan narkoba dan senjata ilegal, menimbulkan ancaman serius bagi keamanan warga negara dan seluruh negara. Saya ingin menekankan bahwa Rusia terbuka untuk kerja sama internasional yang sangat erat dalam memerangi kejahatan siber,” ujar Putin.


