Serangan Israel di Gaza Tewaskan Sejumlah Warga Sipil, Termasuk Anak-Anak yang Berlindung di Rumah

Gaza kill

Gaza, Purna warta – Serangan Israel kembali menewaskan sejumlah anak-anak dan warga sipil lainnya ketika rumah-rumah yang menampung keluarga pengungsi Palestina digempur di Jalur Gaza yang terkepung, di tengah kegagalan komunitas internasional menghentikan genosida yang didukung Amerika Serikat.

Baca juga: Sonia Gandhi Kritik Sikap Pemerintahan Modi terhadap Palestina: Pengkhianatan terhadap Kemanusiaan dan Moralitas

Serangan udara dan tembakan Israel pada Kamis pagi menewaskan sedikitnya 16 warga sipil Palestina di Gaza, termasuk anak-anak, serta melukai banyak lainnya, demikian dilaporkan Palestinian Information Center.

Serangan paling mematikan menghantam rumah keluarga Abu Dahrouj di kawasan al-Zawaida, Gaza Tengah, yang saat itu menjadi tempat berlindung bagi para pengungsi. Serangan ini menewaskan 11 orang dan meninggalkan beberapa lainnya terjebak di bawah reruntuhan.

Menurut layanan darurat, beberapa anak termasuk di antara para korban yang jenazahnya telah dibawa ke rumah sakit terdekat.

Di Khan Yunis, empat orang tewas ketika jet tempur Israel menggempur rumah keluarga Wadi yang berdekatan dengan rumah sakit lapangan Yordania. Sementara itu, seorang warga sipil lainnya tewas akibat serangan drone di Bani Suhaila, tambah laporan Palestinian Information Center.

Serangan tambahan menyebabkan sejumlah warga terluka di kamp pengungsi Nuseirat, ketika rumah keluarga Qatrawi dibom, serta di lingkungan al-Tuffah, Kota Gaza, ketika rumah keluarga Abdel Aal di Jalan Yafa ikut menjadi sasaran.

Baca juga: AS Berjanji Akan Blokir Upaya PBB Melarang Israel dari Piala Dunia 2026

Perang genosida Israel di Gaza dimulai pada 7 Oktober 2023, setelah para pejuang perlawanan Palestina melancarkan Operasi Banjir Al-Aqsa terhadap entitas pendudukan, sebagai respons atas kampanye kematian dan penghancuran yang telah berlangsung selama puluhan tahun terhadap rakyat Palestina di Tepi Barat.

Hingga kini, serangan brutal rezim Israel di Jalur Gaza yang terkepung telah menewaskan sedikitnya 65.419 warga Palestina — sebagian besar perempuan dan anak-anak — dengan ribuan lainnya dikhawatirkan masih terkubur di bawah bangunan yang hancur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *