Serangan Israel di Gaza Sebabkan Sedikitnya 8 Tewas dan Lebih dari 40 Luka-luka

Serangan Israel

Gaza, Purna Warta – Sumber-sumber medis di Jalur Gaza melaporkan bahwa sedikitnya delapan warga Palestina, termasuk dua anak-anak, tewas dan lebih dari 40 lainnya terluka dalam serangkaian serangan Israel di berbagai wilayah Gaza sejak Senin dini hari.

Menurut laporan Kantor Berita  Russia Today Arabic, rumah sakit di Jalur Gaza menyatakan bahwa korban jatuh akibat serangan yang menghantam sejumlah lokasi di wilayah kantong Palestina tersebut. Korban luka telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan.

Perkembangan ini terjadi setelah Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza pada Senin malam merilis pembaruan data korban sejak dimulainya konflik pada 7 Oktober 2023. Menurut kementerian tersebut, sejak berlakunya gencatan senjata pada 11 Oktober 2025, sebanyak 1.045 warga Palestina dilaporkan tewas dan 3.380 orang terluka. Selain itu, tim penyelamat telah mengevakuasi 786 jenazah dari bawah reruntuhan bangunan.

Kementerian Kesehatan Gaza juga menyatakan bahwa jumlah korban secara keseluruhan sejak pecahnya perang telah mencapai 73.058 orang tewas dan 173.488 orang terluka. Angka tersebut berasal dari otoritas kesehatan Gaza dan belum dapat diverifikasi secara independen.

Dalam laporan statistik hariannya, kementerian itu menambahkan bahwa masih terdapat sejumlah korban yang tertimbun reruntuhan maupun berada di jalan-jalan. Tim penyelamat disebut belum dapat menjangkau mereka akibat kondisi keamanan dan kerusakan yang masih berlangsung di lapangan.

Sementara itu, militer Israel menyatakan bahwa operasinya di Gaza ditujukan untuk menyerang Hamas dan infrastruktur kelompok tersebut. Israel menegaskan bahwa pihaknya berupaya meminimalkan korban sipil, meskipun berbagai organisasi internasional terus menyuarakan keprihatinan atas tingginya jumlah korban sipil serta dampak kemanusiaan yang ditimbulkan oleh konflik di Jalur Gaza.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *