Gaza, Purna Warta – Sedikitnya 13 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangkaian serangan Israel di Jalur Gaza selama 24 jam terakhir.
Menurut laporan Al Mayadeen, militer Israel pada hari ke-283 konflik terus melancarkan serangan di berbagai wilayah Jalur Gaza. Laporan tersebut menyebut serangan-serangan itu terjadi di tengah situasi yang oleh sumber tersebut disebut sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata.
Jenazah dua korban dilaporkan dievakuasi dari Jalan Kashkouh di kawasan Al-Zeitoun, sebelah timur Kota Gaza, menuju Kompleks Medis Al-Shifa setelah serangan artileri Israel.
Di kawasan Al-Zeitoun, seorang perempuan juga dilaporkan tewas pada malam sebelumnya, sementara sejumlah warga Palestina, termasuk suaminya, mengalami luka-luka akibat penembakan artileri di kawasan yang sama.
Pada dini hari, beberapa warga Palestina kembali dilaporkan terluka setelah sebuah apartemen di Gedung Al-Madinah, yang terletak di Jalan Aydiyah di bagian barat Kota Gaza, terkena serangan.
Sementara itu, pada sore hari sebelumnya, serangan udara Israel di kawasan Al-Nasr, sebelah barat Kota Gaza, dilaporkan menewaskan lima anggota satu keluarga. Menurut laporan tersebut, sebuah pesawat tempur menghantam sebuah apartemen di gedung permukiman yang mengakibatkan ayah, ibu, dan tiga anak mereka meninggal dunia. Seorang anak lainnya selamat karena tidak berada di rumah saat kejadian.
Dalam insiden lain, seorang warga Palestina bernama Ahmad Mohammad Ahmad Al-Bardawil, yang berasal dari kawasan Tel al-Sultan di Rafah, dilaporkan tewas akibat tembakan pasukan Israel di wilayah Al-Farusiyah, Gaza utara.
Sebelumnya, tiga warga Palestina juga dilaporkan tewas dan dua lainnya terluka akibat serangan artileri yang menghantam sekelompok warga di timur Bundaran Doula, kawasan Al-Zeitoun. Korban yang disebutkan dalam laporan adalah Salem Tawfiq Abu Zur, Ahmad Nimer Abu Zur, dan Luay Nimer Al-Mubayyid.
Baca juga: Kelompok Peretas Mengklaim Menghancurkan 120 Terabyte Data Keuangan dan Pertahanan Israel
Selain itu, sumber-sumber medis melaporkan bahwa seorang pemuda Palestina bernama Mohammad Oweis meninggal dunia akibat luka yang dideritanya setelah terkena serangan di kawasan Persimpangan Al-Shaabiya di Kota Gaza beberapa hari sebelumnya.
Menurut otoritas kesehatan di Gaza, dalam 48 jam terakhir sebanyak 19 jenazah dan 60 korban luka telah dibawa ke rumah sakit di Jalur Gaza.
Laporan tersebut juga menyebut bahwa sejak dimulainya gencatan senjata pada 11 Oktober, sebanyak 1.144 orang dilaporkan tewas dan 3.703 orang terluka, sementara 802 jenazah berhasil ditemukan dari bawah reruntuhan.
Secara keseluruhan, otoritas kesehatan Gaza menyatakan bahwa sejak dimulainya perang pada 7 Oktober 2023, jumlah korban tewas telah mencapai 73.269 orang, sedangkan jumlah korban luka mencapai 173.811 orang.


