Selebritas Bersatu dalam Acara Penggalangan Dana Gaza Terbesar di Inggris

Celebritis

London, Purna Warta – Acara penggalangan dana terbesar di Inggris, Together for Palestine (T4P), mempertemukan para selebritas pada Rabu malam untuk meningkatkan kesadaran tentang krisis kemanusiaan di Gaza sekaligus mengumpulkan donasi bagi rakyat Palestina.

Baca juga: Spanyol Akan Selidiki Kejahatan Israel di Gaza Bersama Mahkamah Pidana Internasional (ICC)

Puluhan artis, pembicara, dan aktivis hadir di Ovo Arena Wembley, London, untuk konser Together For Palestine (T4P).

Penanggung jawab acara, seniman Inggris Brian Eno, mengumpulkan puluhan selebritas untuk menghadirkan malam tak terlupakan berupa musik, esai, dan puisi, sebagai wujud solidaritas bagi rakyat Gaza yang tak berdosa.

Rezim Israel telah melancarkan perang genosida di Gaza sejak hampir dua tahun lalu, menewaskan, melukai, dan membuat ratusan ribu warga Palestina yang tak berdaya kelaparan.

Puluhan selebritas dari berbagai bidang — termasuk Richard Gere, Benedict Cumberbatch, Florence Pugh, Guy Pearce, Ramy Youssef, Damon Albarn, Bastille, PinkPantheress, Hot Chip, Neneh Cherry, Greentea Peng, Omar Souleyman, Gorillaz, Eric Cantona, Laura Whitmore, Amelia Dimoldenberg, Paul Weller, Louis Theroux, dan lainnya — turut hadir dalam acara di London tersebut.

Mereka menyatakan ingin menyalakan kembali rasa kemanusiaan yang terasa redup sejak rezim Israel melancarkan perang genosida di Gaza.

Eno mengatakan kepada AFP bahwa setahun lalu, tidak ada satu pun tempat di Inggris yang mau menerima acara dengan kata “Palestina” di dalamnya. Namun, “keadaan sudah berubah.”

“Israel mengira bahwa membuat seluruh populasi kelaparan akan diterima semua orang… Saya pikir hal itu justru mengubah pikiran banyak orang,” ujar Eno.

Baca juga: Penyelidik Utama PBB Lihat ‘Kemiripan’ antara Genosida Gaza dan Rwanda

Bulan lalu, PBB secara resmi menyatakan adanya kelaparan di Gaza, dengan menyalahkan “penghalangan sistematis” terhadap bantuan oleh rezim Israel sebagai penyebabnya. Pada Selasa, Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB kembali menegaskan bahwa “genosida sedang berlangsung di Gaza,” sekali lagi menuding rezim kriminal Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab.

Dalam acara berdurasi empat jam itu, jurnalis Palestina sekaligus pejuang hak asasi manusia, Yara Eid, mengingatkan dunia bahwa 270 jurnalis telah mengorbankan nyawa mereka demi menyampaikan berita tentang kekejaman Israel yang terus berlangsung di Gaza.

Dengan harga tiket £70 (sekitar $95) di arena berkapasitas 12.500 orang, aktris, aktivis, dan presenter Inggris Jameela Jamil mengumumkan bahwa hingga pukul 10 malam, acara tersebut telah berhasil mengumpulkan dana sebesar £1,5 juta (sekitar $2 juta).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *