Al-Quds, Purna Warta – Sedikitnya satu tentara Israel tewas dan dua lainnya terluka setelah pejuang Hizbollah melancarkan operasi yang menargetkan posisi dan peralatan militer rezim Tel Aviv di wilayah pendudukan.
Dalam sebuah pernyataan pada Kamis, militer Israel mengatakan bahwa pasukan Hizbullah menyerang salah satu posisinya di bagian utara wilayah pendudukan sehari sebelumnya menggunakan drone kamikaze, yang mengakibatkan seorang tentaranya tewas.
Militer Israel mengidentifikasi tentara tersebut sebagai Sersan Rotem Yanai yang berusia 20 tahun.
Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa seorang tentara cadangan mengalami luka parah dan seorang lainnya mengalami luka sedang dalam insiden yang sama.
Sejak permusuhan antara Hizbullah dan rezim Tel Aviv dimulai pada 2 Maret, sebanyak 24 tentara dan pemukim Israel dilaporkan tewas, termasuk 23 personel militer.
Militer Israel pada Rabu mengumumkan seluruh wilayah di selatan Sungai Zahrani di Lebanon, sekitar 40 kilometer dari perbatasan, sebagai “zona tempur” dan memerintahkan penduduk untuk mengungsi menjelang serangan terhadap Hizbullah.
Peringatan luas tersebut merupakan yang pertama sejak gencatan senjata 17 April.
Pengerahan drone FPV (First-Person View) berbasis kabel serat optik oleh Hizbullah baru-baru ini, yang tahan terhadap gangguan sistem perang elektronik, memungkinkan kelompok itu menembus teknologi pertahanan canggih dan mahal milik militer Israel.
Drone-drone tersebut disebut telah menimbulkan korban signifikan di pihak tentara Israel dengan menargetkan secara akurat konsentrasi pasukan, tank, dan aset militer lainnya sambil menghindari deteksi radar maupun panas.
Kombinasi biaya yang sangat rendah dan efektivitas tinggi dinilai sebagai perubahan taktis besar bagi Hizbullah, yang kini tidak lagi hanya bergantung pada rudal antitank berpemandu, namun tetap mampu menimbulkan kerugian terhadap militer pendudukan.
Surat kabar berbahasa Ibrani Maariv menyebut drone Hizbullah sebagai “mimpi buruk yang mengerikan” dan menilai Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mulai kehilangan kendali atas wilayah utara yang diduduki akibat tekanan kelompok perlawanan Lebanon tersebut.
Maariv menggambarkan Netanyahu sebagai pemimpin yang melemah dan menyatakan bahwa ancaman yang berasal dari Lebanon selatan kini menghantui seluruh wilayah pendudukan.
Media itu juga mencatat bahwa pesawat nirawak serupa dapat diluncurkan dari West Bank, Gaza Strip, atau wilayah lainnya.
Maariv menambahkan bahwa militer Israel telah memasang ribuan meter persegi jaring untuk mencoba menangkap drone Hizbullah, sementara pasukan yang ditempatkan di Lebanon selatan berupaya berlindung dari serangan udara tersebut.
Sementara itu, Hizbullah mengumumkan pada Kamis bahwa mereka telah melancarkan 37 serangan terhadap pasukan dan posisi militer Israel di Lebanon selatan dan wilayah utara daerah pendudukan dalam 24 jam terakhir. Kelompok itu menyatakan operasi tersebut dilakukan untuk membela Lebanon dan sebagai respons atas pelanggaran gencatan senjata oleh Israel.
Serangan-serangan itu mencakup drone peledak, rentetan roket, dan rudal antitank yang menargetkan konsentrasi pasukan Israel, kendaraan militer, serta berbagai lokasi militer.
Hizbullah mengatakan mereka menyerang platform Iron Dome di lokasi militer Jal al-Allam di sisi utara wilayah pendudukan menggunakan drone peledak, serta menghantam sejumlah tank Merkava dan kendaraan teknik militer.
Kelompok itu juga menyebut para pejuangnya terlibat pertempuran jarak dekat dengan pasukan Israel di Zawtar al-Sharqiya hingga memaksa mereka mundur sebelum Israel melancarkan pengeboman besar-besaran di kawasan tersebut.
Hizbullah menambahkan bahwa salah satu serangan drone menargetkan tentara Israel di kamp Galilee Forest, sementara serangan lainnya menghantam tenda yang digunakan pasukan Israel di Naqoura.
Sejak 2 Maret, tak lama setelah pecahnya perang terbaru terhadap Iran, Israel disebut memperluas perang terhadap Lebanon yang telah menewaskan lebih dari 3.200 orang, melukai lebih dari 9.600 lainnya, dan menyebabkan lebih dari 1,6 juta orang mengungsi.


