Al-Quds, Purna Warta – Menurut laporan pemberitaan, Unit Sensor Militer Israel bertanggung jawab atas sensor, pengawasan, dan peninjauan semua informasi yang dipublikasikan di media, dan unit ini dibentuk pada tahun-tahun awal berdirinya rezim Israel yang ilegal.
Baca juga: Penangkapan 220 Teroris ISIS di Dekat Perbatasan Dengan Suriah
Dalam hal pengawasan dan sensor konten media, unit ini mencegah publikasi berita atau informasi yang dianggap merugikan keamanan internal rezim Israel. Media diwajibkan untuk menyerahkan materi mereka kepada unit ini sebelum dipublikasikan.
Unit Sensor Militer mencegah penyebaran dan republicasi informasi keamanan, dan memberlakukan pembatasan terkait publikasi informasi mengenai operasi militer sensitif atau rincian keamanan tertentu. Mengontrol berita militer dan membatasi laporan tentang aktivitas tentara atau kebijakan mereka juga menjadi salah satu misi unit ini.
Bagaimana Unit Sensor Militer mengendalikan media?
Salah satu caranya adalah melalui misleading dan manipulasi media, yaitu unit ini mengontrol narasi media dengan memberikan izin hanya untuk informasi tertentu dan menahan fakta-fakta lengkap, sehingga memanipulasi dan menyesatkan publik.
Unit ini juga menyajikan narasi resmi sesuai kepentingan rezim Israel, tanpa memberikan akses atau izin investigasi terhadap sumber independen terkait informasi tersebut.
Sensasionalisme diri (self-censorship) adalah metode lain yang digunakan unit ini, artinya jurnalis di rezim Zionis sering melakukan sensor diri karena takut akan sanksi atau pembatasan konten oleh unit ini.
Unit Sensor Militer memiliki kewenangan untuk memblokir akses terhadap konten jurnalis yang melanggar pedoman mereka, serta dapat menerapkan sanksi hukum dan finansial untuk menghentikan aktivitasnya.
Baca juga: Prajurit Israel Bunuh Diri Akibat Trauma Genosida Gaza, Jumlah Total Mencapai 61 Orang
Selain itu, unit ini juga menekan media global melalui berbagai cara, termasuk hukum pengawasan dan kontrol, pengaruh terhadap akses informasi, dan ancaman sanksi. Tekanan terhadap media internasional juga dilakukan melalui pengendalian informasi yang diberikan, pengaruh terhadap jurnalis asing, dan penggunaan tekanan diplomatik.
Oleh karena itu, setiap berita yang bersumber dari pers dan media Israel harus diperlakukan dengan hati-hati, karena berita tersebut kemungkinan besar dibuat, dikurasi, atau setidaknya diawasi oleh Unit Sensor Militer Israel.


