Laporan Militer Israel: Hamas Mempertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Menghadapi Perang Berkepanjangan

Hamas sd

Al-Quds, Purna Warta – Analisis yang dilakukan oleh lembaga keamanan Israel mengungkapkan bahwa sayap militer gerakan perlawanan Palestina Hamas, yaitu Brigade Ezzedine al-Qassam, masih memiliki sekitar 25.000 pejuang, termasuk sekitar 2.500 anggota unit khusus, yang diperkirakan masih hidup dan bersembunyi.

Menurut laporan KAN (Kan Public Broadcasting Corporation), jumlah pejuang Brigade al-Qassam sebelum dimulainya perang Gaza pada awal Oktober 2023 diperkirakan mencapai sekitar 35.000 orang, termasuk sekitar 5.000 anggota unit khusus.

Angka tersebut menunjukkan bahwa Hamas masih mempertahankan sebagian besar kemampuan militernya meskipun telah berlangsung operasi militer Israel yang panjang di Jalur Gaza.

KAN mencatat bahwa badan keamanan Israel dalam beberapa waktu terakhir melihat peningkatan jumlah penangkapan dan eksekusi terhadap individu-individu yang dicurigai Hamas sebagai mata-mata Israel dan dianggap memberikan informasi sensitif kepada pihak pendudukan.

Menurut laporan tersebut, eksekusi terhadap orang-orang yang dituduh sebagai mata-mata kini tidak lagi dilakukan secara terbuka seperti sebelumnya, melainkan secara rahasia untuk menghindari apa yang disebut sebagai eksploitasi dan pemberitaan luas oleh Israel.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, serangan Israel sejak gencatan senjata dimulai telah menyebabkan 1.123 warga Palestina tewas dan 3.616 lainnya terluka hingga Rabu.

Sejak dimulainya operasi militer Israel di Gaza pada 7 Oktober 2023, lebih dari 73.000 warga Palestina dilaporkan tewas dan lebih dari 173.000 lainnya mengalami luka-luka. Sementara itu, sekitar 90 persen infrastruktur sipil di wilayah pesisir Gaza mengalami kerusakan atau kehancuran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *