Gaza, Purna Warta – Jihad Islam Menanggapi Keputusan Israel Mengusir Penduduk Gaza Selatan. Kelompok ini mengecam pemindahan paksa warga Palestina sebagai pelanggaran Piagam PBB dan penghinaan terhadap badan-badan internasional, memperingatkan bahwa tindakan ini – bersama dengan kelaparan dan pembunuhan – merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Baca juga: 31 Negara Arab dan Islam Kecam Klaim Netanyahu tentang ‘Israel Raya’
Gerakan Jihad Islam di Palestina mengecam keputusan tentara Israel untuk mendistribusikan tenda di Gaza selatan sebagai bagian dari rencana untuk mengevakuasi dan merelokasi penduduk Kota Gaza dari utara ke selatan.
Jihad Islam mengecam distribusi tenda oleh Israel di Gaza selatan sebagai taktik untuk mengungsikan penduduk Kota Gaza secara paksa dari utara ke selatan, menyebutnya sebagai upaya brutal untuk merebut kota tersebut.
Kelompok ini mengecam langkah tersebut sebagai pelanggaran Piagam PBB dan penghinaan terhadap badan-badan internasional, memperingatkan bahwa pemindahan paksa di tengah kelaparan, pembunuhan, dan pemindahan paksa merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Baca juga: Analis Lebanon: AS Berusaha Mengganggu Hubungan Regional
Pengumuman ini menyusul persetujuan kabinet keamanan Israel atas rencana untuk mengendalikan Kota Gaza, tempat lebih dari satu juta orang berlindung, dan keinginan Netanyahu untuk kendali penuh Israel atas Jalur Gaza.
PBB telah mengkritik rencana tersebut sebagai eskalasi berbahaya yang berisiko memperburuk situasi bencana bagi warga Palestina dan warga Israel yang ditawan Hamas.


