“Israel Raya”: Ancaman bagi Seluruh Kawasan

Israel raya

Al-Quds, Purna Warta – Saat ini, kabinet rezim Zionis memasukkan proyek Israel Raya (dari Sungai Nil hingga Sungai Efrat) ke dalam agenda mereka. Daniela Weiss, salah satu pejabat senior urusan pemukiman, menegaskan bahwa batas-batas yang ditetapkan untuk “Israel Raya” mencakup wilayah negara-negara lain.

Baca juga: Laporan Tentang Unit Sensor Militer Rezim Zionis: Dari Penipuan Hingga Manipulasi Narasi

Pada tahun 2019, Bezalel Smotrich, menteri sayap kanan Zionis, dalam pidatonya di konferensi yang diselenggarakan oleh Institut yang disebut Defend Democracy di Paris, menyatakan bahwa batas Israel harus membentang dari Nil hingga Efrat.

Pernyataan ini mencerminkan pandangan Zionis untuk memperluas batas rezim pendudukan dalam kerangka rencana luas untuk memecah negara-negara Arab menjadi negara-negara yang lebih kecil. Hal ini sama dengan yang tercantum dalam Rencana Yinon, yang bertujuan melemahkan kawasan melalui pemecahan Irak, Suriah, dan negara-negara Teluk menjadi negara-negara yang lebih lemah, sehingga membuka jalan bagi pengaruh rezim Zionis.

Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri rezim pendudukan, juga berbicara mengenai Rencana Timur Tengah Baru, yang bertujuan melakukan perubahan pada peta politik regional.

Baca juga: Penangkapan 220 Teroris ISIS di Dekat Perbatasan Dengan Suriah

Rencana Zionis tentang “Israel Raya” dari Nil hingga Efrat adalah proyek lama yang terkait dengan Zionisme klasik dan pertama kali muncul dalam beberapa buku dan peta Zionis pada awal abad ke-20.

Selain itu, beberapa aliran sayap kanan ekstrem di rezim Israel, seperti Partai Zionisme Agama dan Partai “Beit Yehudi”, terus mempromosikan ide-ide ekspansionis ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *