Tel Aviv, Purna Warta – Mike Huckabee, duta besar AS yang baru diangkat untuk wilayah pendudukan Israel, mengatakan Washington tidak lagi mendukung pembentukan negara Palestina yang merdeka, dengan menyatakan bahwa jika negara itu akan dibentuk, negara itu dapat dibentuk di tempat lain di wilayah tersebut, bukan di Tepi Barat yang diduduki.
Huckabee menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg News pada hari Selasa, menjelang konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa akhir bulan ini untuk mengakui negara Palestina. “Kecuali ada beberapa hal signifikan yang terjadi yang mengubah budaya, tidak ada ruang untuk itu,” kata Huckabee, seraya menambahkan bahwa langkah-langkah itu mungkin tidak akan terjadi “seumur hidup kita.”
Zionis Kristen radikal berusia 69 tahun itu lebih lanjut mencatat bahwa “tetangga Muslim” Israel dapat menyerahkan tanah mereka untuk menciptakan negara seperti itu daripada meminta Tel Aviv untuk memberi ruang. “Apakah harus di Yudea dan Samaria?” tanyanya, merujuk ke Tepi Barat dengan istilah Israelnya. Huckabee adalah seorang Zionis Kristen yang taat, dengan tegas menganut narasi Zionis bahwa wilayah Palestina yang diduduki adalah milik orang-orang Yahudi.
Dalam kampanye presiden di Massachusetts pada tahun 2008, ia telah menggunakan pernyataan yang sangat menghasut yang memicu reaksi keras. Pernyataan terbarunya muncul saat Prancis dan Arab Saudi akan menjadi tuan rumah bersama sebuah konferensi dari 17 hingga 20 Juni di New York yang berfokus pada pengakuan wilayah Palestina.
Kedua negara telah berjanji untuk menyingkirkan hambatan terhadap pengakuan negara Palestina selama konferensi internasional tersebut. Prancis telah mendesak negara-negara Eropa, termasuk Inggris, Belanda, dan Belgia, untuk bersama-sama mengakui negara Palestina di acara mendatang. Presiden Prancis Emmanuel Macron berharap dapat menggunakan konferensi tersebut untuk memulai perundingan damai antara Israel dan Palestina dengan meminta beberapa negara Eropa secara resmi mengakui negara Palestina.
Prancis dan Inggris akan menjadi negara G7 pertama yang mengakui negara Palestina – tuntutan Palestina selama puluhan tahun. Lebih dari 140 negara anggota PBB mengakui negara Palestina, dengan Spanyol, Irlandia, dan Norwegia bergabung tahun lalu.
Di tempat lain dalam sambutannya, Huckabee menyalahkan gerakan perlawanan Palestina Hamas semata-mata atas berlanjutnya perang di Jalur Gaza, dengan mengatakan kelompok itu harus membebaskan sandera yang tersisa agar konflik berakhir. Ini terjadi ketika Presiden AS Donald Trump secara konsisten menganjurkan pengambilalihan Gaza sejak Februari, dan pemukiman kembali penduduknya untuk mengubah daerah itu menjadi objek wisata.
Usulan ini telah mendapat penolakan dari dunia Muslim dan banyak negara lain, yang berpendapat bahwa itu merupakan pembersihan etnis. Pasukan Israel melancarkan perang genosida di Gaza pada 7 Oktober 2023.


