“Boom Boom Tel Aviv”: Lagu yang Terus Membuat Zionis Murka

bombom

Cape Town, Purna Warta – Boom Boom Tel Aviv, lagu ini telah ditonton 577 juta kali dalam waktu kurang dari 24 jam. Lirik lagu ini menyita perhatian publik karena menyoroti kebrutalan rezim Zionis dalam membantai warga sipil, khususnya di Gaza.

Baca juga: Qassam: Keputusan Paling Bodoh Netanyahu Adalah Mempertahankan Pasukannya di Gaza

Sang penulis puisi menekankan bahwa sudah waktunya Israel menerima akibat dari tindakannya yang jahat, dengan potongan lirik seperti:

“Rudal-rudal Iran menerangi langitmu,
dan kau berteriak sebagai korban,
mengatakan kau tak memulai ini,
tapi seluruh dunia tahu bahwa kebohonganmu itu konyol.”

Para pengguna media sosial menunjukkan reaksi beragam terhadap lagu ini. Salah satu komentar berbunyi:

“Boom Boom Tel Aviv menyampaikan pesan yang kuat dan suara yang tulus, mencerminkan perasaan masyarakat terhadap ketidakadilan. Puisinya menggugah, dan penampilannya penuh semangat dan harapan.”

Lucas Gage, penyanyi dan komposer lagu ini, menulis di platform X (dulu Twitter):

“Zionis hampir menghapus lagu ini dari seluruh internet.”

Gage, warga negara Amerika-Italia, juga menekankan di akun pribadinya bahwa rakyat Amerika menolak perang pemerintah mereka dengan Iran. Ia berkata:

“Iran tidak pernah membunuh presiden kami. Iran tidak pernah membungkam aktivis kami. Iran tidak pernah meledakkan gedung kami. Iran tidak pernah menipu kami untuk memasuki perang. Tapi Israel telah melakukan semuanya.”

Perlu dicatat bahwa ini bukan kali pertama rezim Zionis berupaya menghapus karya-karya budaya yang mengecam kebijakan rasial dan anti-kemanusiaannya.

Baca juga: Iran Buktikan Mampu Hadapi AS dan Israel Secara Bersamaan

Rezim palsu itu sebelumnya juga melarang penulis-penulis yang memprotes kekejaman mereka di Gaza. Contohnya, dalam beberapa bulan terakhir, pasukan rezim menyerbu sebuah toko buku di wilayah pendudukan dan menyita buku “From the River to the Sea” karya Nathi Ngubane dari Afrika Selatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *