Asosiasi Dunia Islam Kecam Penyerbuan para Pemukim ke Masjid Al-Aqsa

Alquds

Al-Quds, Purna Warta – Asosiasi Dunia Islam dalam sebuah pernyataan mengumumkan bahwa mereka mengecam penyerbuan para pemukim ke Masjid Al-Aqsa.

Baca juga: Kunjungan Trump ke Cina Dibayangi Kekalahan AS terhadap Iran ketika Tehran Menentukan Aturan Keterlibatan Baru

Menurut laporan  Pusat Informasi Palestina, Asosiasi Dunia Islam dalam sebuah pernyataan mengecam penyerbuan para pemukim Zionis ke Masjid Al-Aqsa dan halaman-halamannya yang dilakukan di bawah perlindungan pasukan rezim pendudukan.

Asosiasi tersebut memperingatkan mengenai berlanjut dan meningkatnya agresi serta pelanggaran berulang yang dilakukan rezim Zionis terhadap status historis dan hukum tempat-tempat suci Islam di Kota Al-Quds (Yerusalem).

Asosiasi Dunia Islam juga menegaskan pentingnya tindakan segera masyarakat internasional untuk menjalankan tanggung jawab moral dan hukum mereka guna menghentikan seluruh agresi dan pelanggaran luas yang dilakukan oleh rezim pendudukan di wilayah Palestina yang diduduki.

Ketegangan di kawasan Yerusalem Timur kembali meningkat dalam beberapa waktu terakhir menyusul seringnya aksi masuk kelompok pemukim Israel ke kompleks Masjid Al-Aqsa yang mendapat pengawalan aparat keamanan Israel. Otoritas Palestina serta berbagai organisasi Islam internasional menilai tindakan tersebut sebagai provokasi yang dapat memperburuk situasi keamanan dan memicu eskalasi konflik di kawasan.

Baca juga: Pengadilan Hentikan Sanksi AS terhadap Albanese atas Pernyataannya soal Genosida di Gaza

Sejumlah negara Arab dan organisasi internasional juga telah menyampaikan kecaman terhadap tindakan yang dianggap melanggar kesucian situs suci umat Islam tersebut. Mereka menyerukan penghormatan terhadap status historis dan hukum Masjid Al-Aqsa serta mendesak komunitas internasional mengambil langkah konkret untuk mencegah terulangnya pelanggaran serupa.

Di sisi lain, pemerintah Israel menyatakan bahwa kunjungan ke area kompleks tersebut dilakukan sesuai aturan keamanan yang berlaku. Namun kelompok-kelompok Palestina menilai peningkatan aktivitas pemukim di kawasan itu merupakan bagian dari upaya mengubah status quo di tempat suci tersebut, yang selama puluhan tahun menjadi titik sensitif dalam konflik Palestina-Israel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *