5 Wanita Palestina Menjadi Sasaran Serangan Berat di Penjara Israel

Tel Aviv, Purna Warta – Lima wanita Palestina telah menjadi sasaran serangan berat di sebuah penjara Israel, menurut Kantor Media Tahanan Palestina (ASRA) yang mencatat kejahatan di dalam penjara Israel.

Baca juga: Pasukan Israel Tahan 550 Wanita Palestina sejak genosida Gaza dilancarkan

ASRA mengecam rezim Israel pada hari Jumat atas kondisi tidak manusiawi yang dialami para tahanan wanita Palestina di dalam penjaranya, khususnya penjara Damon yang terkenal kejam.

ASRA mengatakan lima tahanan wanita, termasuk anak di bawah umur, menjadi sasaran serangan berat, termasuk kurungan isolasi, ancaman, hinaan verbal, dan ludahan oleh mereka yang mengelola fasilitas Israel tersebut.

Kantor tersebut juga melaporkan kasus-kasus di mana administrator penjara Israel menggunakan gas air mata dan anjing polisi terhadap para tahanan.

Pembela hak-hak tahanan Palestina juga mengatakan bahwa administrator penjara telah memberlakukan tindakan yang memalukan pada narapidana perempuan Palestina selama pemindahan antarsel.

Narapidana yang sedang hamil dan mereka yang menderita kanker ditahan di kamar penjara yang tidak memiliki kondisi sanitasi yang paling mendasar, tambahnya.

Laporan sebelumnya oleh Kantor Media Tahanan Palestina mengatakan sedikitnya 545 wanita telah diculik sejak 7 Oktober 2023, setelah rezim Israel melancarkan kampanye militer brutalnya terhadap warga Palestina di Jalur Gaza yang terkepung.

Kelompok hak asasi tahanan telah mendokumentasikan sejumlah kesaksian yang mengonfirmasi bahwa para tahanan mengalami penyiksaan fisik yang parah dan kelaparan sistematis di dalam penjara, yang menyebabkan beberapa dari mereka kehilangan setengah berat badan mereka.

“Makanan yang buruk dan di bawah standar juga menyebabkan penyakit dan penurunan berat badan yang parah,” lapor ASRA.

Kesaksian yang mengejutkan tentang kondisi penahanan tahanan wanita, yang telah menjadi sasaran penghinaan, kutukan, dan ancaman pembunuhan segera setelah penculikan, juga telah dilaporkan oleh media Palestina.

‘Kematian yang lambat’: Kesaksian warga Palestina mengungkap penyiksaan yang mengerikan di penjara Israel

Kesaksian “mengejutkan” baru dari tahanan Palestina telah mengungkap “penyiksaan dan penyiksaan sistematis” terhadap warga Gaza yang ditahan di penjara Naqab Israel, di tengah perang genosida yang sedang berlangsung di Jalur Gaza. Pusat Studi Tahanan Palestina mengatakan pasukan Israel telah mengintensifkan tindakan brutal mereka terhadap tahanan perempuan Palestina yang telah diculik oleh rezim tersebut, mendesak masyarakat internasional untuk menghentikan kebungkaman mereka dan mengambil tindakan terhadap tindakan kriminal Israel.

Baca juga: Arab Saudi Desak Gencatan Senjata Segera di Gaza

Terkait hal ini, kelompok hak asasi Israel B’Tselem melaporkan bahwa otoritas rezim secara sistematis menyiksa warga Palestina di kamp-kamp penjara yang didirikan setelah dimulainya perang genosida terhadap Gaza, menjadikan mereka sasaran kekerasan berat dan serangan seksual.

Serangan terakhir pasukan Israel pada hari Jumat menewaskan sedikitnya 41 warga Palestina, termasuk warga sipil yang mencari makanan di pusat-pusat distribusi bantuan, menurut sumber-sumber medis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *