Gaza, Purna Warta – Serangan Israel mengakibatkan 33 warga Palestina tewas dan melukai lebih dari 40 lainnya di Jalur Gaza pada Sabtu, hari kedua Idul Adha, menurut sumber-sumber Palestina.
Baca juga: Senator Kolombia Miguel Uribe Ditembak di Acara Kampanye
Dua belas orang, termasuk empat dari keluarga yang sama, tewas ketika penembakan Israel menghantam tenda-tenda yang menampung warga sipil yang mengungsi di sebelah barat Khan Younis di Gaza selatan. Lebih dari 40 lainnya terluka dalam serangan yang sama.
Tujuh warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel yang menghantam sebuah rumah yang menampung keluarga-keluarga yang mengungsi di sebelah barat Kota Gaza.
Dua orang lagi tewas oleh artileri Israel di lingkungan Al-Saftawi di Gaza utara.
Serangan udara lainnya terhadap sebuah pertemuan warga sipil di daerah Abu Shrekh, sebelah barat kamp pengungsi Jabalia, menewaskan tiga orang.
Serangan terpisah di dekat stasiun Al-Mujayda di wilayah yang sama menewaskan tiga warga Palestina, termasuk seorang anak.
Pasukan Israel juga menembak dan menewaskan enam warga Palestina di dekat titik distribusi bantuan di sebelah barat Rafah. Beberapa lainnya terluka.
Menurut penghitungan Anadolu berdasarkan sumber-sumber Palestina, 115 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 580 lainnya terluka oleh tembakan Israel saat berupaya mengakses bantuan kemanusiaan sejak 27 Mei. Sembilan orang masih hilang.
Baca juga: Konvoi Ketahanan Afrika Utara Dibentuk untuk Terobos Blokade Gaza
Pada hari Jumat, 33 warga Palestina juga tewas dalam serangan Israel di Gaza pada hari pertama Idul Adha.
Ini menandai Idul Adha keempat (Idul Adha kedua) di Gaza sejak Israel melancarkan perang brutalnya, yang telah menewaskan hampir 54.700 warga Palestina, menciptakan kondisi kelaparan, dan menghancurkan daerah kantong itu.


