Klinik Transgender di India Tutup Akibat Terputusnya Aliran Dana Dari Amerika

Klinik Transgender india

Hyderabad, Purna Warta – Klinik transgender pertama di India telah tutup akibat terputusnya dana bantuan, menurut media lokal. Klinik “Mitr” menyediakan konsultasi kesehatan, tes dan perawatan HIV, pelayanan kesehatan mental dan membantu para transgender untuk mendapat akses hukum dan layanan sosial.

Baca juga: Kendati Masih Lama, Raja Maroko Meminta Kaum Muslim Tidak Sembelih Kambing Dalam Idul Adha

Klinik Mitr didirikan dan ditopang oleh aliran dana USAID atau bantuan dana luar negeri Amerika dan PEPFAR atau program presiden untuk menangani AIDS. Klinik ini dibuat untuk memberikan pelayanan bagi komunitas transgender.

Penutupan klinik itu terjadi usai Presiden Donald Trump memutuskan untuk membekukan seluruh dana asing Amerika selama 90 hari. Keputusan pembekuan Trump itu meliputi lebih dari 40 miliar dolar pendanaan proyek-proyek di seluruh dunia. Langkah Trump tersebut mengakibatkan ribuan program di seluruh dunia terhambat dan banyak para pekerja di USAID terancam PHK.

Pakar kesehatan transgender yang terafiliasi dengan klinik Mitr mengatakan bahwa operasi klinik terhambat usai pemutusan aliran dana diumumkan pada akhir Januari lalu. Klinik Mitr didirikan di Hyderabad pada Januari 2021 dan memiliki dua klinik lainnya di kota Mumbai dan Pune.

Baca juga: Kolombia Hadapi Kekerasan Terparah Sejak Puluhan Tahun Terakhir

Pendanaan klinik transgender seperti yang di India itu dipertanyakan oleh Senator Amerika dari partai Republik John Kennedy “USAID memberikan uang untuk sebuah klinik transgender di India. Aku tidak tahu menahu hal semacam itu. Aku jamin, warga Amerika pun tidak mengetahuinya”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *