Warga Italia Meneriakkan ‘Bebaskan Palestina’, Mendesak Pengakhiran Keterlibatan dalam Kejahatan Israel

Roma, Purna Warta – Aksi mogok umum nasional digelar di Italia pada hari Senin, di mana para peserta mengutuk peningkatan pengeluaran militer negara dan menyatakan dukungan untuk Palestina dalam menghadapi perang genosida Israel di Jalur Gaza.

Aksi mogok tersebut berlangsung di berbagai kota di Italia, termasuk Roma, Milan, Napoli, dan Livorno.

Aksi mogok yang menyebabkan gangguan transportasi ini diorganisir menyusul seruan dari serikat pekerja USB dan kelompok masyarakat sipil lainnya dengan slogan “Kami memblokir semuanya.”

Para peserta menentang kenaikan biaya hidup di Italia dan mengecam pemerintah karena memprioritaskan pengeluaran militer daripada layanan sosial seperti perawatan kesehatan dan pendidikan.

Banyak yang mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan slogan-slogan seperti “Bebaskan Palestina”.

Sementara itu, mereka menyerukan kepada pemerintah Italia untuk mengakhiri keterlibatannya dengan rezim Israel yang kriminal.

Para peserta juga menyatakan penentangan terhadap serangan Israel di Gaza dan menyuarakan dukungan untuk Armada Global Sumud yang menuju Gaza.

Di antara mereka yang menghadiri demonstrasi di Roma adalah aktivis Spanyol keturunan Palestina, Saif Abukeshek, yang sebelumnya ditangkap oleh pasukan Israel saat berlayar dengan armada kemanusiaan tersebut.

Berbicara kepada Anadolu Agency Turki, ia mengutuk Israel karena menargetkan kapal-kapal armada yang menuju Gaza di perairan internasional yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional.

Seorang demonstran Italia lainnya, Andrea Ziccaro, mengatakan bahwa aksi mogok tersebut bertujuan untuk menentang “ekonomi perang”.

Israel melancarkan perang genosida di Gaza pada 7 Oktober 2023, tetapi menyetujui gencatan senjata dua tahun kemudian setelah gagal mencapai tujuannya.

Namun sejak itu, Israel telah melanggar gencatan senjata, membunuh hampir 73.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, selama perang dan setelahnya.

Pada tahun 2024, Italia menangguhkan pengiriman senjata ke rezim Tel Aviv, sambil tetap menghormati kontrak yang ditandatangani sebelum Oktober 2023.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *