Jerman Tegaskan Tetap Kirim Senjata ke Israel, Meski Dikecam Publik

Jerman Tegaskan Tetap Kirim Senjata ke Israel, Meski Dikecam Publik

Berlin, Purna Warta Pemerintah Jerman menegaskan tidak akan menghentikan ekspor senjata ke Israel, meski tekanan publik dan kecaman internasional terhadap agresi militer Israel di Gaza terus meningkat. Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul, menyatakan pada hari Kamis bahwa penghentian pasokan senjata “tidak pernah menjadi pertimbangan.”

Baca Juga : Putin Tawarkan Diri Jadi Mediator dalam Negosiasi Nuklir Iran-AS

“Israel sedang diserang oleh organisasi teroris… Israel jelas harus dapat membela diri dari kekerasan ini. Oleh karena itu, Jerman akan terus mendukung Israel, termasuk melalui pasokan senjata. Hal ini tidak pernah dipertanyakan,” kata Wadephul dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, di Berlin.

Meski menegaskan dukungan militer, Wadephul juga mendesak Israel untuk membuka lebih banyak akses bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. Saat ini, warga Palestina dilaporkan mengalami kelaparan ekstrem akibat blokade dan serangan yang ditujukan ke lokasi distribusi bantuan.

Pernyataan terbaru Wadephul bertolak belakang dengan komentarnya pada Mei lalu di saluran WDR TV, ketika ia menyebut Dewan Keamanan Federal Jerman mungkin akan mempertimbangkan ulang ekspor senjata ke Israel—pernyataan yang sempat memunculkan harapan perubahan kebijakan.

Sementara itu, Kanselir Jerman Friedrich Merz juga mengungkapkan keprihatinan terhadap penderitaan warga sipil di Gaza. Ia mengatakan serangan militer besar-besaran Israel “sulit dipahami” dalam konteks tujuan untuk memerangi terorisme atau membebaskan sandera. Meski demikian, Merz menyatakan dukungan terhadap Israel akan tetap berlangsung, namun skala dan bentuk dukungan tersebut akan dibahas secara internal oleh pemerintah Jerman.

Baca Juga : Trump Minta Bicara dengan Xi, Bahas Sanksi, Taiwan, dan Kunjungan Balasan

Survei terbaru dari lembaga INSA yang dilakukan atas permintaan organisasi Avaaz menunjukkan bahwa mayoritas warga Jerman (58%) mendukung penghentian sementara ekspor senjata ke Israel. Hanya 22% yang menentang, dan sisanya memilih tidak menjawab atau tidak memiliki pendapat.

Meskipun kritik publik meningkat, pernyataan resmi pemerintah menunjukkan bahwa perubahan kebijakan ekspor senjata Jerman ke Israel tampaknya belum akan terjadi dalam waktu dekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *