Erdogan dan Zelensky Gelar Pembicaraan di Ankara untuk Menghidupkan Kembali Diplomasi dengan Rusia

Ankara, Purna Warta – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Rabu menekankan komitmen Turki untuk memajukan upaya diplomatik guna mengakhiri konflik Rusia-Ukraina, dalam pembicaraan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Ankara.

Baca juga: Korban Tewas Banjir Vietnam Bertambah Menjadi 16

“Akan bermanfaat bagi proses Istanbul untuk diaktifkan kembali dengan kerangka kerja komprehensif yang dapat mengatasi masalah yang kini akut,” kata Erdogan dalam konferensi pers bersama mereka, menyerukan dukungan internasional yang diperbarui untuk inisiatif tersebut, lapor Xinhua.

Ia menegaskan kembali bahwa Turki siap untuk membahas dengan Rusia “proposal apa pun yang dapat mempercepat gencatan senjata dan membuka jalan bagi perdamaian yang adil dan abadi,” seraya mendesak semua mitra yang berupaya menghentikan pertumpahan darah untuk mengadopsi pendekatan konstruktif guna menghidupkan kembali proses tersebut.

Rusia dan Ukraina mengadakan perundingan damai putaran ketiga di Istanbul pada 23 Juli 2025, menyepakati pertukaran tahanan tetapi tidak mencapai kemajuan dalam mengakhiri konflik yang sedang berlangsung.

Zelensky, sementara itu, mengatakan Ukraina berharap dapat memulai kembali pertukaran tahanan pada akhir tahun.

“Turki memberikan dukungan kuat dalam isu ini,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa Kiev memercayai “kekuatan diplomasi Turki dan kemampuannya untuk dipahami di Moskow.”

Baca juga: Pasukan Basij Iran Akan Memperkenalkan Drone Baru

Zelensky berterima kasih kepada Erdogan atas sikap Turki selama konflik berlangsung.

“Posisi Turki yang berprinsip dalam perang dengan Rusia sangat penting bagi Ukraina,” kata pemimpin Ukraina tersebut, seraya mengungkapkan rasa terima kasihnya atas “kerja sama Turki yang membantu melindungi nyawa, dan sikap tegas Turki terhadap semua aspek kunci” dari konflik yang sedang berlangsung di Ukraina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *