Brussel, Purna Warta – Belgia adalah negara terbaru dalam daftar negara-negara Eropa yang meneliti perdagangan dengan wilayah pendudukan Palestina.
Pemerintah federal Belgia, pada pertemuan terakhirnya sebelum reses musim panas, menyetujui serangkaian tindakan, termasuk larangan impor barang-barang yang berasal dari wilayah pendudukan Palestina.
Larangan impor tersebut merupakan bagian dari kesepakatan yang dicapai pemerintah pada akhir musim panas lalu sebagai respons terhadap serangan militer Israel di Gaza dan meningkatnya korban jiwa warga sipil.
Rincian mengenai bagaimana larangan tersebut akan diterapkan masih belum diselesaikan, menurut Kantor Berita Belga, Anadolu melaporkan.
Israel terus melanggar perjanjian gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, pelanggaran gencatan senjata Israel telah menewaskan lebih dari 1.100 warga Palestina dan melukai lebih dari 3.600 lainnya.
Kementerian tersebut mengatakan kampanye militer Israel di Gaza sejak Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 73.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 173.000 orang, serta menyebabkan kerusakan luas pada sekitar 90% infrastruktur sipil di wilayah kantong tersebut.


