Yerevan, Purna Warta – Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan menyatakan kemenangan dalam pemilihan parlemen Senin pagi ketika penghitungan suara terus berlanjut di seluruh negeri.
Berbicara kepada wartawan, Pashinyan mengatakan partai Kontrak Sipil yang dipimpinnya telah memenangkan pemilu, Anadolu Agency melaporkan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan di partai. Kami bekerja siang dan malam, dan ini adalah kemenangan sejarah. Kemenangan ini milik rakyat Armenia,” ujarnya.
Dengan penghitungan suara di 110 dari 2.005 TPS di negara itu, Kontrak Sipil telah memperoleh 57,14% suara, menurut kantor berita negara Armenpress, mengutip Komisi Pemilihan Umum Pusat (CEC).
Armenia Kuat, yang dipimpin oleh miliarder Samvel Karapetyan, berada di posisi kedua dengan 21,4%, diikuti oleh Aliansi Armenia mantan Presiden Robert Kocharyan dengan 8,2%.
Pashinyan mengatakan pemerintahannya akan melanjutkan kebijakan pemulihan hubungan dengan Eropa sambil mempertahankan hubungan dengan Rusia.
“Kami juga akan melanjutkan keanggotaan kami di Uni Ekonomi Eurasia. Kami akan terus mengembangkan hubungan kami dengan Rusia,” tambahnya.
Menurut Komisi Pemilihan Umum Pusat, negara ini memiliki 2.485.232 pemilih terdaftar.
Sebanyak 18 daftar kandidat bersaing untuk mendapatkan kursi di parlemen yang memiliki setidaknya 101 kursi, dengan 2.005 TPS didirikan di seluruh negeri. Pemungutan suara telah selesai dan penghitungan suara sedang berlangsung.
Jajak pendapat pra-pemilu memperkirakan Kontrak Sipil akan berakhir lebih dulu dibandingkan para pesaingnya, meskipun masih ada pertanyaan mengenai apakah Pashinyan akan mendapatkan mayoritas parlemen yang cukup besar untuk memerintah sendiri dan mendorong kemungkinan amandemen konstitusi yang diperlukan untuk menyelesaikan perjanjian damai dengan Azerbaijan.


