Islamabad, Purna Warta – Angkatan Laut Pakistan pada hari Selasa berhasil melakukan uji terbang rudal balistik antikapal yang dikembangkan di dalam negeri, dan mengklaim rudal tersebut mampu mengenai target darat dan laut dengan presisi, ungkap media militer.
Baca juga: Ribuan Buruh India Protes Undang-Undang Ketenagakerjaan Baru
Uji coba ini dilakukan seiring Pakistan memperkuat pertahanan dan keamanan maritimnya setelah konflik singkat empat hari dengan India yang bersenjata nuklir pada bulan Mei. Kedua negara saling serang menggunakan drone, rudal, dan artileri sebelum Washington menengahi gencatan senjata pada 10 Mei.
Kepala Angkatan Laut Pakistan, Laksamana Naveed Ashraf, dan ilmuwan senior serta insinyur menyaksikan uji terbang tersebut, ungkap militer.
“Angkatan Laut Pakistan berhasil melakukan uji terbang rudal balistik antikapal (Anti-Ship Ballistic Missile/AML) yang diluncurkan dari kapal dalam negeri,” demikian pernyataan Hubungan Masyarakat Antar-Layanan (ISPR).
“Sistem persenjataan ini mampu menyerang target laut maupun darat dengan presisi tinggi.”
Sayap media militer mengatakan bahwa sistem persenjataan ini dilengkapi dengan panduan canggih dan fitur manuver canggih.
“Uji terbang yang sukses ini merupakan bukti kehebatan teknologi Pakistan dan komitmen teguh Angkatan Laut Pakistan untuk melindungi kepentingan nasional,” kata ISPR, lapor Arab News.
Baca juga: Anggota Parlemen Demokrat Menuduh Trump Menggunakan FBI untuk Mengintimidasi Mereka
Pada awal November, Angkatan Laut Pakistan berhasil melakukan uji terbang rudal balistik peluncuran kapal (ALB) yang dikembangkan di dalam negeri dengan jangkauan 350 kilometer.
Pada bulan Juli, Angkatan Laut Pakistan meluncurkan kapal rancangan lokal, PNS SAHIWAL, yang dilengkapi dengan senjata semi-otomatis jarak jauh untuk meningkatkan efektivitas operasional dalam misi maritim.


