Karachi, Purna Warta – Lebih dari 200 narapidana berhasil melarikan diri dari Penjara Malir di kota pelabuhan Karachi, Pakistan, setelah gempa bumi menyebabkan kerusakan struktural pada fasilitas tersebut pada Senin malam (3/6). Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua Menteri Provinsi Sindh, Murad Ali Shah, pada Selasa (4/6).
Baca Juga : India Mulai Alihkan Pembelian Alutsista ke Amerika Serikat
Kejadian ini terjadi menyusul serangkaian gempa ringan yang mengguncang Karachi dan sekitarnya sejak hari Minggu. Menurut Shah, pihak otoritas penjara memindahkan para tahanan keluar dari barak sebagai langkah pengamanan akibat gempa susulan—keputusan yang kemudian ia sebut sebagai kesalahan fatal.
“Para tahanan dibawa keluar dari barak karena adanya gempa susulan, dan itu merupakan kesalahan,” ujar Shah kepada wartawan di Karachi.
Tahanan Kuasai Senjata, Satu Korban Jiwa
Saat situasi menjadi kacau, sejumlah narapidana dilaporkan berhasil merebut senapan dari petugas keamanan penjara. Bentrokan pun tak terhindarkan, yang berujung pada tewasnya satu narapidana akibat tertembak, serta melukai beberapa petugas kepolisian, jelas Shah.
Sekitar 216 narapidana berhasil melarikan diri. Hingga Selasa pagi, sebanyak 80 hingga 82 orang telah berhasil ditangkap kembali, sementara pencarian terhadap sisanya masih berlangsung.
Baca Juga : Pria Turki di Inggris Didenda karena Bakar Al-Qur’an
Shah menyebut insiden ini sebagai “sangat mengkhawatirkan”, dan menegaskan bahwa penjara Malir di Karachi itu menampung lebih dari 6.000 narapidana. Ia juga menyoroti lemahnya protokol penjara saat keadaan darurat.
“Pihak penjara membawa para tahanan keluar dari barak, lalu sebagian dari mereka kabur secara massal,” katanya.
Ultimatum dan Peningkatan Keamanan
Shah mengeluarkan peringatan keras kepada para tahanan yang masih buron: “Semua narapidana yang kabur harus segera menyerahkan diri, atau akan dikenai tuntutan berdasarkan undang-undang anti-terorisme.”
Baca Juga : AS Tarik 500 Tentara dari Suriah, Trump Dukung Perekrutan Eks Militan HTS
Sebagai respons, otoritas keamanan Pakistan telah memperketat penjagaan di seluruh wilayah Karachi dan distrik sekitarnya. Operasi pencarian dan penyelidikan terhadap pelanggaran prosedur keamanan penjara kini tengah berlangsung secara intensif.


