Universitas di AS Memulai Tahun Akademik dengan Penembakan Massal

US

Washington, Purna Warta – Penembakan massal di sebuah universitas ternama di Amerika Serikat menyebabkan sejumlah orang terluka. Para mahasiswa dikejutkan oleh insiden tersebut tepat pada awal tahun akademik mereka.

Laporan media AS yang diterbitkan pada Sabtu menyebutkan bahwa setidaknya lima orang ditembak di Virginia State University, yang terletak sekitar 20 mil (32 kilometer) di sebelah selatan Richmond, di bagian timur Amerika Serikat.

“Terjadi penembakan di kawasan Quad Annexes yang melibatkan sejumlah korban. Para korban kemudian dibawa ke rumah sakit di wilayah sekitar,” kata polisi setelah tiba di asrama universitas, tempat para korban penembakan ditemukan.

Kelima korban yang mengalami luka tembak telah dibawa ke rumah sakit. Laporan tersebut menambahkan bahwa salah satu korban berada dalam kondisi kritis setelah dinyatakan mengalami luka yang mengancam jiwa akibat penembakan tersebut.

Para mahasiswa menggambarkan serangan itu sebagai sesuatu yang mengerikan dan mengatakan bahwa peristiwa tersebut dapat memengaruhi mereka pada awal tahun akademik.

“Memulai tahun baru dengan kejadian seperti ini sangat tragis. Peristiwa ini memberikan bayang-bayang dalam pikiran seluruh mahasiswa,” kata seorang mantan pejabat Virginia State University, sebuah institusi pendidikan yang memiliki sekitar 5.700 mahasiswa, sebagian besar merupakan mahasiswa program sarjana.

Kelompok-kelompok yang mengadvokasi pengendalian senjata api melaporkan bahwa sekitar 300 penembakan massal telah terjadi di Amerika Serikat sepanjang tahun ini. Mereka mengklasifikasikan setiap insiden penembakan yang menewaskan atau melukai sedikitnya empat korban sebagai penembakan massal.

Para pejabat pemerintah AS, termasuk anggota Kongres, berulang kali mengabaikan seruan untuk memperketat pengendalian senjata api di negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir, meskipun terjadi peningkatan serangan mematikan terhadap masyarakat, termasuk anak-anak dan para pelajar.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *