Kelaparan di Gaza akibat 22 Bulan Penundaan Bantuan Kemanusiaan

Krisis

New York, Purna Warta – Menurut laporan pemberitaan, Joyce Msuya, Wakil Sekjen PBB Antonio Guterres untuk Urusan Kemanusiaan, dalam pidatonya di hadapan Dewan Keamanan pada Rabu mengenai situasi di wilayah pendudukan Palestina dan Timur Tengah, mengatakan:
“Ribuan perempuan dan anak-anak di Gaza menderita akibat kelaparan. Tidak ada seorang pun di Jalur Gaza yang terbebas dari penderitaan akibat kelaparan.”

Ia menegaskan bahwa menurut laporan PBB, lebih dari setengah juta orang saat ini sedang mengalami kelaparan.

Pejabat PBB itu menekankan bahwa kelaparan di Jalur Gaza bukanlah akibat kekeringan atau bencana alam, melainkan sebuah kondisi yang telah direncanakan sebelumnya dan merupakan hasil dari 22 bulan gangguan dalam penyaluran bantuan kemanusiaan.

Msuya juga memperingatkan bahwa sekitar 132 ribu anak di Gaza akan menderita malnutrisi akut, sementara jumlah anak-anak yang terancam kematian akibat kelaparan telah tiga kali lipat meningkat. Ia menambahkan, angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah di kalangan perempuan hamil dan menyusui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *