Purna Warta – Inter Milan harus mengakui keunggulan Bologna di akhir waktu karena mereka kebobolan pada menit akhir. Saat peluit panjang berbunyi di Stadio Renato Dall’Ara, Minggu (20/4), Inter Milan hanya bisa tertunduk lesu. Mereka kalah 0-1 dari tuan rumah Bologna pada giornata ke-33 Serie A 2024/2025.
Baca juga: Manchester United Sepakat Datangkan Victor Osimhen di Musim Depan
Kekalahan ini membuat perolehan poin Inter di puncak klasemen disamai oleh Napoli. Hanya selisih gol yang membedakan kedua tim.
Gol tunggal Riccardo Orsolini pada menit ke-90+4 terasa seperti pukulan telak ke perut para penggawa Nerazzurri. Mereka yang sudah berjibaku sepanjang laga, harus melihat jerih payah mereka digagalkan di detik-detik terakhir. Inter, yang dikenal sebagai tim paling produktif di Serie A musim ini, justru gagal menunjukkan ketajamannya.
Keletihan seperti membelenggu kreativitas dan energi skuad asuhan Simone Inzaghi. Jadwal padat dan tekanan yang terus-menerus tampak mulai mengambil korban. Di tengah euforia musim gemilang, malam di Bologna menjadi pengingat bahwa dominasi pun bisa retak.
Yann Sommer sejatinya tak banyak bekerja sepanjang pertandingan. Hanya satu tembakan tepat sasaran yang harus dia hadapi—sayangnya, itu adalah gol spektakuler Orsolini yang tak bisa dia hentikan.
Baca juga: Alan Shearer Sarankan MU Segera Buang Rasmus Hojlund
Trio belakang Inter menunjukkan ketangguhan mereka. Francesco Acerbi tampil paling impresif, mematikan pergerakan Thijs Dallinga dengan pengalaman dan ketenangannya. Benjamin Pavard juga konsisten dan dominan di sisi kanan, sementara Alessandro Bastoni tampil kurang meyakinkan sebelum akhirnya ditarik keluar usai mendapat kartu kuning.
Meski kalah, lini belakang Inter tidak bisa disalahkan sepenuhnya. Inter Milan nyaris menahan gempuran Bologna hingga peluit akhir sampai momen magis Orsolini memecah kebuntuan. Sebuah contoh bagaimana pertahanan bisa solid, tapi tak kebal terhadap keajaiban.


