Purna Warta – Lebaran kerap menjadi hari bebas makan dan minum setelah puasa selama 30 hari. Padahal langkah tersebut belum tentu bijak. Biasanya hidangan Lebaran yang manis-manis, seperti kue kering, cokelat, permen, puding dan sirup. Semua makanan tersebut sangatlah lezat.
Namun, penting untuk diketahui untuk mengonsumsi makanan manis secukupnya saja. Apalagi bagi para penderita diabetes. Merangkum dari Diabetes.org, Sabtu (30/3/2024) berikut ini ada tiga tips mencegah gula darah naik saat Lebaran Idulfitri.
1. Ingatlah untuk aktif
Selama lebaran, penting untuk meluangkan waktu berolahraga untuk membantu mengelola gula darah kamu. Aktivitas fisik teratur dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah, tekanan darah, dan lemak darah. Usahakan untuk tetap aktif, misalnya dengan jalan-jalan menemui teman untuk merayakannya.
2. Perhatikan porsi makanan
Makanan dan minuman yang tersedia saat perayaan Idul Fitri memang jarang ditemui dalam hari-hari biasa. Untuk itu, tidak apa jika ingin menyantapnya. Namun, penting untuk menyadari ukuran porsi yang kamu makan. Hal ini guna mengatur kadar gula darah dalam tubuh.
3. Kelola kadar gula darah
Kamu perlu memeriksa kadar gula darah lebih sering selama perayaan untuk memastikan kadarnya tetap dalam kisaran target. Jika kadar gula darah diperkirakan meningkat mendekati target, maka waspadalah dengan segala asupan yang kamu makan.


