Apa Benar Kita mudah Terkena Panas Dalam saat Puasa ?

Purna Warta – Gangguan panas dalam bisa saja menyerang kepada siapapun tanpa pandang umur. Namun, gejala panas dalam terasa lebih buruk saat puasa. Ya, saat puasa, tubuh bisa kekurangan cairan karena kita tidak minum sepanjang hari. Hal ini dapat menyebabkan tenggorokan kering dan dehidrasi ringan.

Baca juga: Tips dan Trik Diet yang Nyaman serta Mendapatkan Hasil yang Maksimal

Di sisi lain, kebiasaan mengonsumsi makanan pedas dan gorengan saat berbuka puasa semakin memperparah panas dalam dan iritasi tenggorokan. Akibatnya, tenggorokan akan terasa gatal, panas, bahkan terasa nyeri saat menelan maupun berbicara.

Tak hanya itu, panas dalam juga membuat kita rentan sariawan. Perubahan pola makan mungkin membuat tubuh tidak menerima nutrisi yang cukup, sehingga lebih sulit melawan infeksi yang menyerang –salah satunya sariawan.

Di beberapa orang, puasa dapat menyebabkan sembelit. Dilansir Women’s Health, ahli gastroenterologi di Gastroenterology Associates of Brooklyn, dr. Cynthia Quainoo, mengatakan kebiasaan makan yang berubah dapat menyebabkan perubahan pada pergerakan usus.

Ketika makanan yang masuk ke dalam tubuh lebih sedikit ditambah kurangnya asupan cairan, frekuensi buang air besar pun bisa jadi tidak teratur. Lantas, bagaimana mengatasinya?

ngat, berpuasa sebenarnya membuat kita memberikan ‘waktu istirahat’ bagi sistem pencernaan. Waktu inilah yang digunakan oleh organ-organ pencernaan untuk membersihkan diri, sehingga zat gizi yang terserap bisa lebih baik.

Nah, agar nutrisi tetap terpenuhi, coba lebih banyak mengonsumsi serat ketika sahur dan berbuka. Serat dapat ditemukan pada semua jenis buah dan sayuran. Kebanyakan, serat terkandung dalam kulitnya. Oleh sebab itu, memilih makanan yang tidak melewati banyak proses olahan dapat mencukupi kebutuhan serat selama puasa.

Baca juga:  Buka Puasa Langsung Makan Nasi ? Begini Kata Dokter

Kamu juga bisa mengonsumsi Kuldon untuk membantu mengatasi sariawan, sakit tenggorokan, dan BAB tidak lancar selama puasa. Terbuat dari bahan-bahan alami berkualitas tinggi seperti daun saga, thymi, chrysanthemum, dan akar alang, Kuldon dapat membantu meredakan gejala panas dalam.

Dengan formulasi herbal ini, Kuldon aman dikonsumsi orang dewasa dan anak-anak di atas enam tahun. Tablet ini juga mudah dibawa ke mana pun, menjadikannya pilihan yang tepat untuk atasi panas dalam di tengah aktivitas padat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *