Wapres Iran: Iran Masih Mendukung Perundingan

Teheran, Purna Warta – Iran cenderung lakukan perundingan dengan penuh semangat, ujar Wakil Presiden (Wapres) Pertama Mohammad Reza Aref.

Baca juga: Iran Kecam Dukungan Jerman atas Agresi Israel

Dalam sambutannya dalam pertemuan dengan sekelompok profesor universitas pada hari Sabtu, Aref memuji rakyat Iran karena telah melindungi tanah air mereka dalam menghadapi agresi Israel selama 12 hari.

Memuji kehadiran rakyat yang efektif dalam membela negara, wakil presiden tersebut mengatakan bahwa rencana musuh untuk menghasut rakyat agar bangkit melawan rezim setelah serangannya terhadap sektor militer negara itu berakhir dengan kegagalan.

“Tidak ada perselisihan antara lapangan dan diplomasi (di Iran) saat ini,” tambah Aref.

Ia mencatat bahwa kemungkinan perbedaan pandangan dalam proses pengambilan keputusan di Iran akan memudar ketika keputusan akhir telah dibuat dan difinalisasi.

Wapres menekankan bahwa pemerintahan Presiden Masoud Pezeshkian tidak memiliki perbedaan pendapat dengan situasi apa pun di Iran, dan menambahkan, “Saat ini, pandangan pemerintah (Iran) masih mengharuskan perundingan dengan kekuatan penuh.”

Rezim Zionis melancarkan perang agresi yang tak beralasan terhadap Iran pada 13 Juni. Rezim tersebut melancarkan serangan udara terhadap fasilitas nuklir, militer, dan permukiman Iran yang mengakibatkan lebih dari 1.000 orang gugur, termasuk komandan militer tinggi, ilmuwan nuklir, dan warga sipil.

Baca juga: Iran Peringatkan Troika Eropa untuk Menahan Diri dari Mekanisme Snapback

Kemudian pada 22 Juni, AS turun tangan dan melancarkan serangan militer terhadap tiga fasilitas nuklir di Natanz, Fordow, dan Isfahan, Iran.

Dalam wawancara baru-baru ini dengan Le Monde, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan bahwa agar perundingan mengenai program nuklir Teheran dapat dimulai kembali, AS harus dijamin tidak akan mengambil tindakan militer di tengah perundingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *