Utusan PBB: Perlawanan Satu-satunya Jalan Menuju Keadilan bagi Palestina

Teheran, Purna Warta – Duta Besar Iran untuk PBB mengatakan perlawanan rakyat Palestina terhadap pendudukan tetap menjadi satu-satunya jalan yang layak menuju keadilan, mendesak komunitas internasional untuk menolak standar ganda dan menghadapi akar penyebab krisis yang sedang berlangsung di Palestina.

Berbicara pada acara peringatan PBB yang menandai peringatan ke-78 Nakba, yang diadakan di New York pada 15 Mei, Saeed Iravani menggambarkan pengungsian massal warga Palestina sebagai tragedi regional yang terus berlanjut yang berakar pada pendudukan dan penolakan hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri.

Ia juga menekankan bahwa ungkapan solidaritas tidak cukup tanpa tindakan nyata untuk mengatasi “kebijakan pendudukan dan ekspansionis Zionis” yang mendorong kekerasan, pengungsian, dan penderitaan kemanusiaan di Palestina.

Berikut adalah teks pidatonya:

Dengan Nama Tuhan, Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang

Bapak Ketua, Yang Mulia,

Pada peringatan ke-78 Nakba, yang menandai pengusiran massal warga Palestina dan tetap menjadi tragedi regional yang mendalam, kita diingatkan akan pengusiran kolektif mereka dan penolakan hak-hak fundamental mereka yang telah berlangsung lama, termasuk hak untuk menentukan nasib sendiri.

Meskipun telah terjadi kekerasan selama beberapa dekade, kejahatan perang, dan dampak pendudukan yang berkelanjutan, rakyat Palestina telah mempertahankan identitas, martabat, dan aspirasi sah mereka. Perjuangan mereka menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan mobilisasi internasional untuk menghadapi akar penyebab situasi ini, termasuk kebijakan pendudukan dan ekspansionis Zionis yang mendorong tekanan tidak manusiawi yang dikenakan pada warga Palestina, seperti kelaparan warga sipil, termasuk anak-anak, dan tindakan terorisme negara yang bertujuan untuk pembersihan etnis dan pengusiran warga Palestina dari tanah air mereka.

Sembari menegaskan kembali solidaritasnya dengan rakyat Palestina, Republik Islam Iran menekankan bahwa dukungan untuk perjuangan mereka harus melampaui sekadar ungkapan simpati. Hal ini membutuhkan upaya aktif untuk mengatasi akar permasalahan, yang diperkuat oleh pola militerisme yang lebih luas oleh rezim pendudukan di kawasan tersebut dan didukung oleh aktor-aktor di luar kawasan.

Para Kolega yang Terhormat,

Kelanjutan situasi ini menuntut penilaian ulang kritis terhadap pendekatan yang telah gagal mewujudkan perdamaian atau keadilan. Menyerah bukanlah pilihan. Sejarah akan menghormati mereka yang melawan penindasan dan membela kebebasan serta penentuan nasib sendiri, dan akan menghakimi mereka yang membiarkan ketidakadilan melalui keheningan atau ketidakpedulian.

Kami tetap yakin bahwa masa depan Palestina harus ditentukan oleh rakyatnya sendiri. Komunitas internasional harus mengadopsi pendekatan yang lebih berorientasi pada tindakan, menolak standar ganda, dan menyelaraskan perilakunya dengan nilai-nilai universal yang diklaimnya. Kami percaya bahwa pengejaran keadilan tidak menyisakan jalan lain selain perlawanan yang teguh. Tekad ini, yang berlandaskan persatuan, kerja sama, dan tujuan bersama di kawasan ini, tetap penting untuk mencapai keadilan dan mengamankan perdamaian abadi.

Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *