Teheran, Purna Warta – Duta Besar Iran untuk PBB mengatakan agresi militer oleh AS dan rezim Israel terhadap Iran telah mengganggu stabilitas regional, merusak infrastruktur energi, dan membahayakan rantai pasokan global dan keamanan energi.
Dalam pertemuan khusus Dewan Ekonomi dan Sosial PBB (ECOSOC) tentang pengamanan energi dan arus pasokan, yang diadakan di New York pada 15 Mei, Saeed Iravani mengatakan akar ketidakstabilan saat ini di pasar energi global dan jalur perdagangan terletak pada “eskalasi militer dan tindakan agresi yang melanggar hukum” yang dikenakan pada Iran.
Ia menekankan bahwa serangan terhadap infrastruktur minyak, gas, dan petrokimia Iran, bersama dengan sanksi sepihak dan pembatasan maritim, telah menimbulkan konsekuensi serius bagi stabilitas ekonomi regional dan global.
Berikut ini adalah teks lengkap pidatonya:
Dengan Nama Tuhan, Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang
Yang Mulia, Bapak dan Ibu sekalian,
Meningkatnya ketidakstabilan di pasar energi, rantai pasokan, dan arus perdagangan global merupakan tantangan serius bagi pembangunan berkelanjutan, kerja sama internasional, dan stabilitas ekonomi global.
Dalam konteks ini, Iran telah menderita dalam dua cara yang mendalam dan saling terkait. Dalam waktu kurang dari satu tahun, negara saya telah menjadi sasaran dua tindakan agresi yang melanggar hukum dan jelas melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hukum internasional. Serangan-serangan ini mengakibatkan hilangnya ribuan warga sipil yang tidak bersalah, khususnya perempuan dan anak-anak. Serangan-serangan ini juga menyebabkan kerusakan luas pada infrastruktur sipil, ekonomi, energi, dan lingkungan yang sensitif, yang konsekuensinya tidak akan hilang dengan berakhirnya operasi militer.
Bapak Presiden,
Mungkin pertanyaan terpenting di hadapan pertemuan khusus ini bukanlah hanya bagaimana menanggapi krisis saat ini, tetapi untuk bertanya dengan jujur: apa akar sebenarnya dari krisis dan ketidakstabilan yang terus meningkat ini? Izinkan saya untuk secara singkat menyoroti beberapa realitas yang mendasari krisis saat ini.
Pertama: Ketidakstabilan saat ini tidak muncul begitu saja. Hal ini berakar pada eskalasi militer dan tindakan agresi ilegal yang dilakukan oleh rezim Israel dan Amerika Serikat. Tindakan-tindakan ini telah meningkatkan ketegangan di salah satu kawasan energi dan perdagangan paling strategis di dunia.


