Teheran, Purna Warta – Dalam pertemuan yang berfokus pada hubungan regional yang lebih erat, tokoh politik senior Irak, Seyed Mohsen Hakim, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, di Teheran untuk memberikan pengarahan mengenai pemilihan parlemen Irak baru-baru ini dan menjajaki cara-cara untuk memperluas kerja sama bilateral.
Baca juga:Juru Bicara Mencela Keinginan AS untuk Berunding dengan Iran
Hakim, penasihat senior Seyed Ammar al-Hakim dan wakil kepala Gerakan Kebijaksanaan Nasional Irak, bertemu pada hari Sabtu dengan Araqchi dalam kunjungannya ke Teheran untuk konsultasi politik.
Dalam pembicaraan tersebut, Hakim memberikan gambaran rinci tentang pelaksanaan dan hasil pemilu Irak baru-baru ini, dan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Iran terhadap pemerintah dan rakyat Irak.
Tokoh politik Irak itu juga menekankan bahwa Baghdad menghargai keterlibatan dan dukungan berkelanjutan Teheran selama periode penting ini.
Araqchi, di sisi lain, mengucapkan selamat kepada Irak atas penyelenggaraan pemilu parlemen yang damai dan sukses, menyebutnya sebagai bukti tekad rakyat Irak untuk membentuk masa depan politik mereka.
Ia menekankan bahwa pembentukan pemerintahan baru Irak yang cepat akan memperkuat momentum positif yang dihasilkan oleh tingginya jumlah pemilih.
Baca juga: Resolusi IAEA Akan Memperumit Masalah, Juru Bicara Iran Memperingatkan
Menyoroti implikasi yang lebih luas dari hasil pemilu, Araqchi menggambarkan peningkatan partisipasi sebagai tonggak penting dalam mengkonsolidasikan lembaga-lembaga demokrasi Irak dan menjaga kedaulatan serta keamanannya. Ia menyatakan harapan bahwa hasilnya akan mendorong persatuan, stabilitas, dan pembangunan yang lebih besar di seluruh negeri.
Menteri Luar Negeri akhirnya menegaskan kembali komitmen Iran untuk memperkuat kemitraan komprehensifnya dengan Irak, dengan menekankan bahwa Teheran siap untuk memperluas kerja sama di semua bidang kepentingan bersama.


