Teheran, Purna Warta – Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf memperingatkan bahwa satu-satunya cara untuk mengakhiri perang adalah dengan musuh menerima hak-hak rakyat Iran, menekankan bahwa negara tersebut siap untuk semua opsi..
“Tidak ada alternatif lain selain menerima hak-hak rakyat Iran sebagaimana diuraikan dalam proposal 14 poin,” kata Qalibaf dalam sebuah unggahan di X pada Senin malam, merujuk pada proposal yang diajukan Teheran pada hari Minggu sebagai tanggapan terhadap AS.
“Pendekatan lain akan sepenuhnya tidak menghasilkan apa-apa; hanya kegagalan demi kegagalan. Semakin lama mereka berlarut-larut, semakin banyak pembayar pajak Amerika yang akan menanggung akibatnya,” ujarnya.
Sebelumnya, ia menekankan bahwa angkatan bersenjata Iran siap memberikan respons yang menghancurkan terhadap agresi apa pun, memperingatkan musuh bahwa strategi yang salah hanya akan membawa hasil yang buruk.
“Angkatan bersenjata kami siap memberikan respons yang pantas terhadap agresi apa pun; strategi dan keputusan yang salah akan selalu menghasilkan hasil yang salah. Seluruh dunia telah menyadari hal ini. Kami siap untuk semua opsi; mereka akan terkejut,” katanya dalam sebuah unggahan.
Pernyataan ini muncul ketika Republik Islam Iran mempertahankan kebijakan kesabaran strategis dan kesiapan maksimal dalam menghadapi ancaman yang meningkat dari Amerika Serikat dan Israel.
Para pejabat Iran secara konsisten menekankan bahwa Teheran menginginkan perdamaian dan stabilitas regional, namun tidak akan pernah ragu untuk mempertahankan kedaulatannya dengan kekuatan penuh ketika garis merah dilanggar.
Dengan mengandalkan kemandirian selama beberapa dekade, teknologi rudal dan drone canggih, dan semangat tak tergoyahkan dari poros perlawanan, Iran telah membangun kemampuan pertahanan yang tangguh yang tidak memberi ruang bagi kesalahan perhitungan musuh.


