Teheran, Purna Warta – Sebuah sumber informasi mengatakan kepada Tasnim bahwa teks yang diterbitkan oleh Bloomberg mengenai nota kesepahaman antara Iran dan AS tidak akurat.
Sumber yang dekat dengan tim perundingan Iran mengatakan kepada Tasnim pada hari Rabu bahwa teks yang diedarkan oleh Bloomberg sebagai teks lengkap dari memorandum Iran-AS (Kesepahaman Islamabad) tidak akurat dan mengandung banyak kekurangan.
“Seperti yang diumumkan sebelumnya, memorandum tersebut terdiri dari 14 klausul, dan subjek yang tercakup dalam 14 klausul tersebut telah dibahas berulang kali di media. Namun, rincian yang disajikan oleh Bloomberg mengenai setiap klausul, dalam banyak hal, tidak lengkap,” kata sumber tersebut.
Misalnya, klausul pertama dan klausul tentang Selat Hormuz yang disampaikan Bloomberg jelas-jelas tidak akurat dan menghilangkan beberapa istilah penting yang penting, jelas sumber tersebut.
Sumber tersebut menambahkan, berdasarkan kesepakatan para pihak, teks MoU akan diterbitkan setelah ditandatangani pada Jumat, 19 Juni.


