Gaza, Purna Warta – Setidaknya tiga warga Palestina tewas dalam serangan rezim Israel di Gaza, termasuk dua akibat serangan pesawat tak berawak di kawasan industri Kota Gaza dan satu lagi akibat tembakan penembak jitu di kamp pengungsi Jabalia utara, sementara korban perang genosida Israel telah mencapai 73.789 orang.
Baca juga: Ketua HAM PBB Peringatkan Gaza Masih Menimbulkan Kekhawatiran Kejahatan Perang
Sumber dari Ambulans dan Keadaan Darurat Gaza menyebutkan dua orang tewas dalam serangan pesawat tak berawak Israel di kawasan industri Kota Gaza.
Sementara itu, seorang warga Palestina tewas akibat tembakan penembak jitu di kamp Jabalia timur di Gaza utara.
Pria tersebut berada di kamp pengungsian ketika dia ditembak oleh penembak jitu yang ditempatkan di derek bertingkat tinggi, menurut laporan dari rekan-rekannya.
Serangan itu terjadi ketika Kementerian Kesehatan Gaza merilis angka korban harian terbaru akibat perang Israel melawan warga Palestina.
Kementerian mengatakan jenazah tiga orang yang tewas dalam serangan Israel telah tiba di rumah sakit Gaza dalam periode pelaporan 24 jam terakhir, sementara 27 orang lainnya terluka.
Angka terbaru ini menjadikan jumlah warga Palestina yang tewas sejak “gencatan senjata” pada Oktober tahun lalu menjadi sedikitnya 1.375 orang, dan 4.686 lainnya luka-luka.
Baca juga: Pezeshkian Memperingatkan Rencana AS untuk Menabur Perselisihan, Menyerukan Persatuan Nasional
Sebanyak 831 jenazah juga telah ditemukan sejak “gencatan senjata,” sementara banyak korban masih terjebak di bawah reruntuhan karena tim penyelamat tidak dapat menjangkau mereka, kata kementerian.
Pekan lalu, warga Palestina di Gaza utara mengadakan pemakaman sekitar 100 orang, termasuk 60 anak-anak, yang jenazahnya ditemukan dari puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan Israel.


