Teheran, Purna Warta – Sebuah kapal tanker minyak Kuwait yang melewati koridor AS-Oman di Selat Hormuz dihentikan oleh angkatan bersenjata Iran. Kapal tersebut sedang melakukan perjalanan di sepanjang rute yang ditentukan AS di Selat Hormuz ketika menjadi sasaran tadi malam.
Pihaknya sengaja mematikan Sistem Identifikasi Otomatis (AIS) untuk menghindari deteksi dan pelacakan.
Namun, serangan ini menunjukkan bahwa tindakan seperti itu tidak dapat mencegah kapal menjadi sasaran dan melanggar kedaulatan Iran atas Selat Hormuz. Kapal tersebut merupakan kapal tanker minyak ketiga yang dihantam di perairan wilayah tersebut dalam 24 jam terakhir saja.
Kondisi Selat Hormuz saat ini menunjukkan bahwa lalu lintas kapal hanya dapat dilakukan melalui koridor utara dan dengan koordinasi Iran, karena berdasarkan data pelacakan maritim beberapa hari terakhir, sebagian besar kapal memilih rute yang ditentukan Iran untuk melewati jalur perairan strategis ini, dan sebagian besar kapal yang memilih jalur selatan untuk melintas menjadi sasaran, yang menunjukkan dominasi dan kedaulatan Iran atas Selat Hormuz.


