Qalibaf: Iran Mencari Hubungan Lebih Dekat dengan Negara-negara Anti-AS

negara iran Qalibaf

Teheran, Purna Warta – Iran tengah menjalankan strategi untuk meningkatkan kerja sama dengan negara-negara yang menentang Amerika Serikat, kata juru bicara Parlemen Iran, Qalibaf kepada presiden Kuba.

Baca juga: Menlu Iran Janjikan Dukungan Iran untuk Lebanon dalam Pertemuan dengan Pemimpin Hizbullah

Dalam pertemuan dengan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel di Havana pada hari Selasa, Juru Bicara Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf mengatakan kebijakan Teheran mencakup perluasan hubungan dengan negara-negara yang menentang AS, tidak peduli seberapa jauh mereka menentangnya.

Dengan tindakan sepihak AS yang telah menargetkan semua negara dalam kondisi saat ini, negara-negara harus melawan AS untuk melindungi kemerdekaan dan kebebasan mereka, kata juru bicara Iran tersebut.

Qalibaf menekankan bahwa Iran, Kuba, dan negara-negara lain yang telah menjadi sasaran kekejaman Amerika perlu bergandengan tangan.

Baca juga: Araghchi Tegaskan ke Grossi: Jangan Biarkan Kredibilitas IAEA Terkikis Tekanan Politik dari Beberapa Anggota

Ia juga menyerukan kerja sama yang lebih erat antara Iran dan Kuba dalam urusan regional dan internasional serta bidang ekonomi, politik, keamanan, dan pertahanan.

Qalibaf menyatakan bahwa Organisasi Kerja Sama Shanghai, BRICS, Uni Ekonomi Eurasia, dan D8 mencakup sekitar setengah dari populasi dunia secara keseluruhan dan membentuk 39 persen dari ekonomi global.

Prioritas pertama dalam kerja sama antara Iran dan Kuba seharusnya adalah masalah ekonomi, tambahnya, sambil menyerukan upaya untuk mengimplementasikan perjanjian komprehensif yang ditandatangani kedua negara pada tahun 2023.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *