Teheran, Purna Warta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menekankan perlunya perluasan pertanian berbasis pengetahuan dan penerapan teknologi hemat air modern sebagai bagian dari upaya untuk mengatasi tantangan air di negara tersebut.
Berbicara pada pertemuan khusus tentang manajemen krisis air pada hari Sabtu, Pezeshkian menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sumber daya air.
Presiden mengatakan petani dan pengguna air harus diberi informasi secara ilmiah tentang konsekuensi yang tidak dapat diubah dari pengeboran sumur ilegal dan pengambilan air tanah yang berlebihan.
Pezeshkian juga menunjuk pada pengalaman sejarah yang sukses dalam mengelola sumber daya air di Iran, mencatat bahwa negara saat ini membutuhkan kombinasi pengetahuan lokal, partisipasi publik, dan teknologi modern untuk memastikan pengelolaan air yang berkelanjutan.
Menyoroti pentingnya pengembangan pertanian berbasis pengetahuan dan penerapan teknologi canggih, presiden menyerukan perencanaan dan penelitian yang serius untuk memperluas metode pertanian modern, termasuk budidaya rumah kaca canggih, pertanian hidroponik, sistem aeroponik, dan teknik produksi inovatif lainnya.
Ia menambahkan bahwa dengan memanfaatkan pengalaman negara-negara terkemuka di bidang ini dapat membantu memaksimalkan produktivitas pertanian sekaligus meminimalkan konsumsi air, sehingga memperkuat ketahanan pangan Iran dan penggunaan sumber daya air yang berkelanjutan.


