Pemindahan Tank-Tank Israel ke Golan yang Diduduki

Golan, Purna Warta – Russia Today melaporkan tentang gerakan militer rezim Zionis di Golan yang diduduki dan pemindahan tank-tanknya ke daerah tersebut.

Koresponden jaringan Russia Today melaporkan gerakan militer rezim Zionis di Golan yang diduduki.

Menurut laporan itu, rezim Zionis telah mentransfer sejumlah besar tank ke Golan yang diduduki dengan truk pengangkut tank.

Baru-baru ini, Perdana Menteri Zionis Israel Naftali Bennett menyebut Golan yang diduduki sebagai tujuan strategis dan mengatakan dia ingin menggandakan populasi pemukim Zionis di wilayah tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Suriah bereaksi terhadap pernyataan Perdana Menteri Israel dan mengutuknya.

Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa: Golan akan kembali ke pelukan ibu pertiwi dan cepat atau lambat tidak ada pilihan lain.

Juga baru-baru ini, sumber berbahasa Ibrani melaporkan bahwa Menteri Dalam Negeri Israel Ailt Shaked telah mengeluarkan perintah untuk mempersiapkan rencana pembangunan pemukiman Zionis baru di Negev dan Golan yang diduduki.

Dataran Tinggi Golan yang diduduki adalah bagian dari provinsi Quneitra Suriah, yang diduduki rezim Zionis selama Perang Enam Hari pada tahun 1967 dan dinyatakan pada tahun 1982 sebagai bagian dari wilayahnya.

Namun sejak itu, resolusi PBB, serta Dewan Keamanan PBB, menyebut Dataran Tinggi Golan sebagai bagian dari Suriah dan wilayah pendudukan.

Terlepas dari resolusi internasional yang eksplisit tentang Dataran Tinggi Golan milik Suriah, pemerintah AS selama kepresidenan Donald Trump menyatakan Dataran Tinggi Golan sebagai bagian dari wilayah rezim Zionis.

Wilayah ini memiliki kepentingan strategis bagi Zionis karena sumber daya airnya yang kaya, termasuk danau air tawar “Tabaria”.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *