Damaskus, Purna Warta – Sumber berita melaporkan serangan udara oleh pasukan Rusia terhadap posisi teroris di berbagai wilayah Aleppo, Suriah.
Baca juga: Pertempuran di Aleppo dan Idlib
Dalam hal ini, Al-Mayadeen melaporkan bahwa tentara Suriah menyerang posisi dan pergerakan teroris di utara Aleppo dan selatan Idlib, menewaskan lebih dari 200 orang dari kelompok tersebut.
Serangan udara gabungan pasukan Suriah-Rusia terhadap pergerakan kelompok bersenjata di utara Aleppo terus berlanjut, sementara tentara Suriah juga menargetkan posisi kelompok ini di selatan Idlib.
Serangan tentara Suriah terhadap posisi dan pergerakan teroris di pinggiran Aleppo dan Idlib masih berlangsung, yang menyebabkan kerugian personel dan peralatan militer di pihak mereka.
Serangan udara gabungan Suriah-Rusia terhadap pergerakan milisi di pinggiran kota Mare’ di utara Aleppo telah menargetkan posisi teroris di sekitar Al-Bara dan Jabal Al-Zawiya.
Sementara itu, komandan Batalyon 25 Tentara Suriah, merujuk pada perkembangan lapangan pada hari Jumat (29/11) di poros Aleppo dan Idlib, menyatakan bahwa pasukannya siap mempertahankan beberapa markas tentara di sekitar kota tersebut.
Komandan batalyon ini menambahkan bahwa pertempuran di utara Suriah, khususnya di kota Aleppo, telah memperburuk ketegangan di wilayah tersebut secara signifikan dan menciptakan ketakutan di kalangan warga sipil.
Ia menegaskan bahwa tanggung jawab untuk mempertahankan Aleppo berada di tangan pemerintah Suriah, dan tentara tidak akan pernah meninggalkan rakyatnya.
Komandan Suriah tersebut menyatakan bahwa kota Aleppo dalam keadaan aman sepenuhnya. Ia menjelaskan bahwa beberapa kelompok kecil telah menyusup, berkeliaran di berbagai lingkungan, dan menciptakan ketakutan. Beberapa elemen pengkhianat juga bergabung dengan kelompok-kelompok ini untuk menanamkan keyakinan di antara rakyat bahwa kelompok bersenjata telah menduduki kota.
Ia menambahkan: “Saya pastikan bahwa situasi ini akan segera kami ubah.”
Sementara itu, dua sumber militer Suriah dalam wawancara dengan Reuters mengungkapkan bahwa Damaskus sedang menunggu kedatangan peralatan militer Rusia di pangkalan udara Hmeimim di Suriah dalam 72 jam ke depan.
Al-Mayadeen juga melaporkan bahwa elemen-elemen teroris telah menguasai lebih dari 40 persen lingkungan barat kota Aleppo di utara Suriah.
Baca juga: Pergerakan Hay’at Tahrir Al-Sham di Suriah
Selain itu, sebuah sumber militer melaporkan bahwa Bandara Aleppo telah ditutup dan semua penerbangan di bandara tersebut dibatalkan.
Al-Jazeera juga melaporkan bahwa dalam beberapa jam terakhir, bentrokan antara teroris dan pasukan tentara Suriah di sekitar Aleppo dan Akademi Militer kota tersebut terus berlangsung.
Menurut laporan tersebut, serangan udara oleh pasukan Rusia terhadap berbagai wilayah di Aleppo, termasuk Mare’ di barat Aleppo, juga terus berlanjut.


