Al-Quds, Purna Warta – Kantor Perdana Menteri Israel mengumumkan bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Menurut laporan kantor berita Mehr yang mengutip Al Jazeera, Kantor Perdana Menteri Israel dalam sebuah pernyataan resmi memaparkan rincian percakapan antara Benjamin Netanyahu dan Donald Trump.
Berdasarkan pernyataan tersebut, Presiden Trump menyampaikan kepada Netanyahu perkembangan terbaru mengenai langkah-langkah yang diambil Amerika Serikat di kawasan Teluk.
Dalam bagian lain pembicaraan, Benjamin Netanyahu menyoroti apa yang disebutnya sebagai ancaman serius dari pernyataan Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan terhadap Israel.
Perdana Menteri Israel juga mengkritik sikap pemerintah Turki yang dinilainya anti-Israel serta menegaskan pentingnya pembentukan “zona-zona keamanan” di dekat perbatasan wilayah Palestina yang diduduki.
Dalam percakapan tersebut, Netanyahu kembali menegaskan bahwa pasukan Israel akan tetap mempertahankan kehadiran militernya di Lebanon.
Percakapan antara Netanyahu dan Trump berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di Timur Tengah, terutama setelah serangkaian serangan antara Amerika Serikat dan Iran serta meningkatnya risiko meluasnya konflik ke negara-negara lain di kawasan. Koordinasi antara Washington dan Tel Aviv menjadi bagian penting dalam pembahasan mengenai keamanan regional, perlindungan pangkalan militer Amerika, serta langkah-langkah menghadapi potensi eskalasi lebih lanjut.
Hubungan antara Israel dan Turki juga mengalami ketegangan dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak pecahnya perang Gaza pada Oktober 2023. Presiden Recep Tayyip Erdoğan berulang kali mengkritik operasi militer Israel di Gaza, menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional, serta menyerukan peningkatan tekanan diplomatik terhadap pemerintah Israel. Sebaliknya, Israel menuduh Ankara memberikan dukungan politik kepada Hamas dan menganggap retorika pemerintah Turki memperburuk ketegangan di kawasan.


