Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araqchi, bertemu dengan pejabat dari Belanda, Norwegia, dan Jepang di New York, Selasa, di sela-sela Sidang Umum PBB untuk membahas hubungan bilateral dan isu-isu global.
Baca juga: Juru Bicara Iran: Klaim AS Menawarkan Diplomasi Tidak Jujur
Pertemuan Araqchi dengan Menteri Luar Negeri Belanda, David van Weel, menandai pertemuan pertama mereka sejak van Weel diangkat. Araqchi mengucapkan selamat kepadanya dan menyatakan kesiapan Iran untuk memperluas hubungan.
Kedua menteri juga bertukar pandangan tentang perkembangan regional dan internasional, termasuk isu nuklir Iran, dan menekankan peran pihak-pihak Eropa dalam negosiasi.
Sebelumnya, Araqchi juga mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr Støre. Mereka membahas hubungan Iran-Norwegia serta perkembangan global.
Araqchi mengangkat krisis kemanusiaan di wilayah Palestina yang diduduki akibat perang genosida Israel yang sedang berlangsung di Gaza, dan memperingatkan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan akibat hasutan perang rezim Zionis. Keduanya juga membahas isu nuklir, menekankan diplomasi untuk menghindari eskalasi.
Baca juga: Bangsa Iran Memenangkan Perang 12 Hari Sementara Musuh Tak Mencapai Satu Pun Tujuan Mereka
Araqchi dalam Sidang Umum PBB juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Jepang Takeshi Iwaya. Kedua belah pihak merujuk pada hubungan jangka panjang antara Iran dan Jepang dan menggarisbawahi upaya untuk meningkatkan kerja sama di bidang-bidang yang menjadi kepentingan bersama.
Mereka juga menekankan pentingnya komitmen diplomasi oleh semua pihak dalam perundingan nuklir Iran untuk mencegah krisis yang tidak perlu.


