Koridor Kaukasus Baru Harus Memastikan Akses Iran ke Rute Lain: Menlu

Teheran, Purna Warta  – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menekankan bahwa koridor transportasi kaukasus yang baru diusulkan sebagai hasil perjanjian damai antara Armenia dan Republik Azerbaijan tidak boleh menghalangi kemampuan Iran untuk mengakses rute transit lainnya.

Baca juga: Iran Peringatkan Armenia tentang Rencana Hegemoni AS yang Berkedok Proyek Koridor

Dalam percakapan telepon dengan mitranya dari Armenia, Ararat Mirzoyan, Araqchi menyambut baik finalisasi perjanjian damai antara Armenia dan Republik Azerbaijan.

Menyatakan keraguan Iran tentang rute transportasi tersebut, menteri luar negeri menekankan bahwa koridor kaukasus baru yang dirancang untuk menghubungkan Republik Azerbaijan dengan Nakhchivan dan memberikan AS izin pengembangan selama 99 tahun untuk rute di Armenia selatan tersebut tidak boleh membawa perubahan apa pun dalam geopolitik kawasan atau memutus akses Iran ke rute penghubung lainnya.

Araqchi menekankan bahwa setiap keputusan atau tindakan terkait hal tersebut harus memperhatikan kedaulatan nasional dan integritas teritorial semua negara.

Setiap perjanjian atau rencana pembentukan koridor harus memenuhi persyaratan stabilitas dan keamanan di negara-negara kawasan, ujarnya.

Sementara itu, Mirzoyan memberi pengarahan kepada Araqchi tentang perkembangan terbaru perjanjian damai negaranya dengan Republik Azerbaijan dan pembentukan koridor baru.

Baca juga: Iran Kecam Rencana ‘Israel Raya’ Netanyahu sebagai Pelanggaran Piagam PBB

Menekankan pentingnya pandangan Iran tentang sensitivitas geopolitik, perdamaian dan stabilitas regional, serta penghormatan terhadap kedaulatan nasional dan integritas teritorial Armenia, ia menjamin bahwa Yerevan akan mempertimbangkan perdamaian regional dan kepentingan bersama Iran dalam setiap keputusan terkait rute transportasi.

Armenia memprioritaskan perlindungan hubungan persahabatannya dengan Iran yang didasarkan pada hubungan bertetangga yang baik dan kepentingan bersama, tambah Mirzoyan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *