Teheran, Purna Warta – Persamaan strategis dan pengaturan keamanan di kawasan Asia Barat tidak akan pernah kembali seperti sebelumnya, kata kepala Kehakiman Iran. Islam Iran akan menancapkan paku terakhir ke peti mati Amerika di kawasan Asia Barat, Insya Allah, tulis Gholam Hossein Mohseni Ejei dalam sebuah posting media sosial pada hari Kamis.
Setiap orang harus tahu bahwa bagi seorang Muslim Iran, membela tanah air bukan hanya tentang melindungi tanah air, tetapi juga tentang melindungi kehormatan, identitas, dan warisan peradaban yang besar, katanya.
Pemberontakan malam bangsa Iran, yang telah berlangsung selama 100 malam, merupakan bukti tekad kuat rakyat dan angkatan bersenjata kita untuk merespons dengan tegas dan tegas setiap agresi musuh, tegas Ketua Kehakiman.
“Empat dekade dan lebih dari tujuh tahun telah berlalu sejak awal revolusi yang dibentuk dengan mengandalkan kemauan rakyat dan dilanjutkan dengan mengandalkan persatuan nasional; sebuah jalan yang diuji dalam pasang surut politik, ekonomi, dan internasional, namun tidak pernah berhenti bergerak.”
Dia menambahkan, “Rakyat Iran berdiri seperti gunung yang kokoh, kokoh, dan tak tergoyahkan, dan telah berjanji dan bersumpah untuk membela esensi Islam Iran. Rakyat kami tidak takut terhadap ancaman (Presiden AS Donald) Trump dan orang-orang seperti ini dari orang jahat ini, dan mereka menganggap arti kehormatan dan mercusuar bimbingan yang sebenarnya harus dikorbankan demi agama dan tanah air.”
Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa “Amerika dan presidennya yang korup harus mengetahui bahwa persamaan strategis dan pengaturan keamanan di kawasan Asia Barat tidak akan pernah kembali seperti sebelumnya, dan Iran Islam akan menancapkan paku terakhir ke peti mati Amerika di kawasan Asia Barat, Insya Allah.”


